Terungkap, Motif HS Ancam Penggal Kepala Presiden Jokowi, Polisi Sebut Mungkin Ada Motif Lain

Polisi mengetahui motif dirinya mengatakan hal tersebut setelah melakukan pendalaman kepada Hermawan Susanto.

Terungkap, Motif HS Ancam Penggal Kepala Presiden Jokowi, Polisi Sebut Mungkin Ada Motif Lain
Youtube Jacklyn Choppers
HS sempat tersenyum 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Tersangka dugaan makar, Hermawan Susanto atau HS mengaku terbawa emosi saat mengucapkan kata yang mengancam akan memenggal kepala Presiden Joko Widodo di depan Bawaslu beberapa saat yang lalu.

Polisi mengetahui motif dirinya mengatakan hal tersebut setelah melakukan pendalaman kepada Hermawan Susanto.

"Untuk pemeriksaan HS, motif melakukan itu, dia menyampaikan karena emosi saat menyampaikan ucapan (ancaman pemenggalan kepala presiden) tersebut," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (15/5/2019).

Penyidik saat ini masih melakukan penyelidikan intensif untuk mengetahui motif lain yang menjadi alasan Hermawan membuat ancaman tersebut.

Rencananya, penyidik Bakal menghadirkan ahli untuk mempelajari gerak-gerik Hermawan saat membuat ancaman tersebut.

"Tapi nanti akan kita pelajari (ada kemungkinan motif lainnya). Nanti ada saksi ahli yang menyelidiki durasi video yang menampilkan saat dia berucap (ancaman) dan bagaimana posisi dia mengikuti kamera," tutur Argo.

Seperti diketahui, polisi menangkap Hermawan yang mengancam bakal memenggal Jokowi di Perumahan Metro, Parung, Kabupaten Bogor, pada Minggu pukul 08.00.

HS melakukan ancamannya saat demo di depan Gedung Bawaslu RI, Jalan MH Thamrin, pada Jumat (10/5/2019) siang.

HS Dapat dukungan dari Putri Amien Rais

Anak keempat Amien Rais, Tasniem Fauzia Rais, mengomentari soal penangkapan pria yang mengancam memenggal kepala Presiden Joko Widodo (Jokowi), HS (25).

Halaman
1234
Editor: Ravianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved