Polres Purwakarta Kumpulkan Pengusaha yang Bersinggungan dengan Miras, Sosialisasi Sebelum Ops Pekat

Polres Purwakarta kumpulkan pengusaha yang bersinggungan dengan miras. Lakukan sosialisasi sebelum gelar operasi pekat.

Polres Purwakarta Kumpulkan Pengusaha yang Bersinggungan dengan Miras, Sosialisasi Sebelum Ops Pekat
Tribun Jabar/Haryanto
Jajaran Satres Narkoba Polres Purwakarta menggelar operasi Minuman Keras (Miras) untuk menjadikan suasana menjelang dan saat bulan Ramadan lebih kondusif dan jauh dari perbuatan maksiat, Jumat (3/5/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Haryanto

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Polres Purwakarta mengumpulkan sejumlah pengusaha minuman keras (miras) di Kabupaten Purwakarta untuk dilakukan sosialisasi sebelum digelar operasi penanggulangan penyakit masyarakat (pekat).

Para distributor, agen, penjual, dan toko jamu yang juga menjual miras serta pelaku usaha tempat hiburan malam dan panti pijat dikumpulkan di Mapolres Purwakarta, Ciseureuh, Purwakarta, Selasa (14/5/219).

Kapolres Purwakarta, AKBP Matrius mengatakan, tujuan pengumpulan tersebut untuk tindakan preventif dari polisi.

"Kami kumpulkan ini untuk sosialisasi, untuk mencegah adanya tindak pidana serta korban dari miras yang beredar," kata Matrius disela kegiatannya mensosialisasikan bahaya miras.

Tidak hanya dari kepolisian, ia pun turut mengundang Satpol PP dan Dinas Kesehatan Purwakarta.

Keberadaan Satpol PP pada sosialisasi tersebut untuk menjelaskan adanya peraturan daerah (perda) yang mengatur akan peredaran miras.

Dinkes Purwakarta diajak untuk mendalami dampak kesehatan bagi tubuh yang diakibatkan minuman beralkohol.

"Sebelum dilakukan tindakan represif pada operasi pekat nanti, kami adakan dulu tindakan preventif dan pre-emtif dengan cara memberikan pencerahan dalam sosialisasi ini," ucapnya.

Matrius mengatakan, para pengusaha miras yang dikumpulkan itu akan melakukan pernyataan untuk tidak bertindak melanggar aturan hukum.

Hal tersebut dilakukan agar pada operasi pekat pada 17 hingga 30 Mei 2019, pihaknya tidak bertindak secara paksa menegakkan hukum.

Ia menambahkan, pada operasi tersebut jajaran Polres Purwakarta akan memfokuskan pada 5M yaitu main (judi), madon (perzinahan), maling (pencurian), minum (peredaran miras), dan madat (peredaran narkoba).

Operasi pekat dan sosialisasi yang dilakukan polisi untuk menghindari adanya aksi sweeping.

"Mengingat karena saat ini sudah memasuki bulan Ramadan, kami tidak ingin adanya sweeping dari kelompok tertentu. Agar situasi aman dan nyaman Purwakarta bisa tetap terjaga juga," ujar dia.

Ribuan Liter Miras Sudah Diamankan Polres Purwakarta Sejak Sebelum Bulan Puasa

Pegawai Disdik Ditangkap Tim Saber Pungli, Ini Komentar Kepala Dinas Pendidikan Purwakarta

Penulis: Haryanto
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved