MUI Kota Tasikmalaya : Masyarakat Jangan Terpengaruh dengan Gaduhnya Isu People Power

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tasikmalaya imbau warga Kota Santri tak terpengaruh gaduhnya 'people power'.

MUI Kota Tasikmalaya : Masyarakat Jangan Terpengaruh dengan Gaduhnya Isu People Power
Tribun Jabar/Isep Heri
Ketua MUI Kota Tasikmalaya Ate Musodiq dan Wakil Wali Kota Tasikmalaya Muhammad Yusuf, Selasa (14/5/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Isep Heri

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tasikmalaya imbau warga Kota Santri tak terpengaruh gaduhnya 'people power'.

Ketua MUI Kota Tasikmalaya, Ate Musodiq mengatakan warga perlu bijak menanggapi adanya isu rencana besar-besaran 22 Mei mendatang di Jakarta.

MUI Kota Tasikmalaya menilai aksi yang terkait ketidakpuasan terhadap hasil Pemilu 2019 yang direncanakan dinilai lebih banyak pada mudaratnya.

"Intinya kami menolak segala bentuk deligitimasi hasil Pemilu 2019 ini. Dari segala bentuk, baik dalam bentuk yang sekarang ramai istilah people power," kata Ate Musodiq, Selasa (14/5/2019).

Lebih lanjut kata pria yang menjabat sebagai ketua forum kerukunan umat beragama (FKUB) Kota Tasikmalaya ini beranggapan, aksi dengan seruan people power tersebut diprediksi akan menimbulkan korban.

Daftar Orang Ditangkap karena Ujaran Kebencian, Soal People Power, Penggal Kepala, hingga Provokasi

Dia mencontohkan, sejarah people power yang dialami di Indonesia pada tahun 1998-1999 di Jakarta dan hampir di semua daerah Indonesia.

"Akhir people power kerusakan dan korban dan Allah SWT tidak menyukai kerusakan," ujar Ate.

Menurutnya, aksi yang alih-alih mengatasnamakan keadilan tapi ujung-ujungnya adalah kemudaratan.

"Jika ada upaya penggulingan pemerintahan yang sah, berarti ada pemberontakan. MUI tidak menyetujui upaya pemberontakan yang awalnya gara-gara pemilu," kata dia.

Penulis: Isep Heri Herdiansah
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved