Pilpres 2019

Loyalis SBY Buka-bukaan Suara Prabowo di Internal Partai Demokrat, Hasilnya Tak Buruk-buruk Amat

Ia juga mengatakan sebenarnya ditemukannya data berbeda tersebut menjadi diskusi internal, namun. . .

Loyalis SBY Buka-bukaan Suara Prabowo di Internal Partai Demokrat, Hasilnya Tak Buruk-buruk Amat
Chaerul Umam/Tribunnews.com
Ketua Umum Partai Gerindra sekaligus capres 02, Prabowo Subianto menghadiri perayaan Hari Buruh atau May Day di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Rabu (1/5/2019). 

TRIBUNJABAR.ID - Juru Bicara Badan Nasional Pemenangan (BPN) 02 Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, Ferdinand Hutahaean membongkar data perolehan kubu 02 yang ditemukan Partai Partai Demokrat berbeda dengan klaim yang disebutkan saat deklarasi kemenangan Prabowo - Sandiaga.

Karena hal tersebut, lantas Partai Demokrat sering mengeluarkan pernyataan mengenai dari mana angka klaim kemenangan 62 persen Prabowo - Sandiaga.

Ia juga mengatakan sebenarnya ditemukannya data berbeda tersebut menjadi diskusi internal, namun, Andi Arief telah mencuitkannya di media sosial.

"Jadi memang di internal kami ada diskusi bagaimana memperkuat kemenangan Pak Prabowo tetapi karena di internal itu, agak meragukan klaim 62 persen karena di internal kami itu Pak Prabowo bukan 62 tetapi antara 54 sampai 56 persen, sebetulnya ini diskusi internal tapi keburu meletup karena cuitan kolega kami di partai, ini enggak apa apa," ujar Ferdinand Hutahaean.

Partai Demokrat Diminta Keluar dari Koalisi Prabowo, Ferdinand Hutahaean Hutahaean Pertanyakan Siapa Itu Poyuono

Ditegaskan Ferdinand Hutahaean mengenai tuduhan meragukan angka 62, pihaknya bukan bermaksud mendelegitimasi klaim Prabowo melainkan membantu Prabowo untuk membuktikannya.

"Jadi bukan tujuan kami mendelegitimasi klaim kemenangan Pak Prabowo, tetapi memperkuat karena kita tidak ingin Pak Prabowo yang sudah mendeklarasikan diri menang 62 persen, kemudian tidak mampu membuktikannya ini yang kami tidak mau," ungkapnya.

"Maka di kami ada pertanyaan terus siapa yang memasok data ini, itulah kemudian Andi Arief mencuit ya, di luar dugaan memang Andi Arief ya."

Adapun Ferdinand Hutahaean mengatakan dari cuitan Andi Arief tersebut lalu berbalaslah dengan Mantan  Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat Mayjen (Purn) Kivlan Zein hingga 
Wakil Ketua Gerindra, Arief Puyuono.

Akun twitter Ferdinand Hutahaean diretas
Ferdinand Hutahaean (tribunnews)

Diketahui Arief Puyuono bahkan menyuruh Partai Demokrat untuk keluar dari koalisi lantaran dianggap tidak konsisten.

Kivlan Zein Sebut SBY Licik, Partai Demokrat: Tak Penting, Cuma Sebangsa Kunyuk yang Mau Dengar

"Sebetulnya bagi kami Arief Puyuono ini tidak terlalu kami pikirkan secara serius."

Halaman
1234
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved