Bupati Rudy Pastikan Masalah Darurat Sampah di Garut Tuntas Pekan Ini

Bupati Garut, Rudy Gunawan menyebut telah memerintahkan jajarannya untuk memprioritaskan pembersihan sampah yang menumpuk.

Bupati Rudy Pastikan Masalah Darurat Sampah di Garut Tuntas Pekan Ini
Tribun Jabar/Firman Wijaksana
Bupati Garut, Rudy Gunawan di Kantor Bupati Garut, Selasa (16/10/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Wijaksana

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Masalah darurat sampah di Garut akan diselesaikan Pemkab Garut pada pekan ini.

Bupati Garut, Rudy Gunawan menyebut telah memerintahkan jajarannya untuk memprioritaskan pembersihan sampah yang menumpuk.

Rudy menyebut telah meninjau lokasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Pasirbajing. Ia mengaku kesal lantaran sampah juga tak teratur dengan baik di TPA.

Rudy geleng geleng kepala ketika melihat kondisi TPA. Ia kecewa melihat tumpukan sampah yang menggunung dengan akses jalan pembuangan sampah yang rusak berat.

Peninjauan dilakukan dengan Kepala PUPR, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Satpol PP, dan para stafnya. Rudy menegaskan, penanganan sampah ini harus tuntas dalam kurun waktu satu minggu ke depan.

"Tumpukan sampah yang berserakan di wilayah perkotaan harus segera diangkut. Saya mohon maaf kepada masyarakat," ucap Rudy, Selasa (14/5/2019).

Besaran Zakat Fitrah dan Fidyah untuk Kabupaten Garut Tahun Ini

Rudy menjamin tumpukan sampah akan segera teratasi. Penanganan sampah akan berjalan lancar. Ia menyebut, TPA Pasir Bajing masih layak untuk dijadikan tempat pembuangan sampah.

"Di lokasi itu masih ada lahan kosong seluas 4 hektare. Jadi masih bisa dipakai untuk menampung sampah," katanya.

Saat ini yang menjadi permasalahan bukan lahan TPA yang kurang. Namun karena kondisi jalan rusak dan jalan tertutup oleh sampah.

"Jadi yang terjadi sekarang ini kondisi sampah keluar dari posisinya karena tertimpa air hujan. Akhirnya sampah itu ke bawah menutupi jalan. Parahnya lagi kondisi jalan rusak," ujarnya.

Jalan Menuju TPA Pasirbajing Rusak, Truk Sulit Sampai ke Atas, Imbasnya Sampah Menumpuk di Garut

Untuk mengatasi masalah sampah ini, pihaknya akan segera memperbaiki akses jalan tersebut yang proyek pengerjaannya masih dalam tahap lelang. Sedangkan solusi lain dengan membuat jalan alternatif menuju TPA yang jaraknya hanya beberapa ratus meter.

"Kami akan mencoba memindahkan pembuangan sampah melalui jalur alternatif dalam waktu 30 hari ini. Sekarang ada tiga alat berat, untuk rapihkan sampah di TPA," ucapnya.

Menurutnya, pembuangan sampah menjadi dilema bagi Pemkab Garut. Di satu sisi pihaknya sudah punya komitmen dengan Pemprov Jabar untuk membuang sampah di TPA Legok nangka. Namun harganya dinilai terlalu mahal dan pengoperasiannya belum jelas.

"Untuk sementara kami akan mencoba memaksimalkan TPA Pasirbajing. Kenapa Garut tidak bisa mendapatkan Penghargaan Adipura? Karena TPA nya jelek," katanya. (firman wijaksana)

Penulis: Firman Wijaksana
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved