Kasus Ujaran Kebencian dan Provokasi Oleh IAS Dilimpahkan ke Polda Jabar Malam Ini

Satreskrim Polres Cirebon telah melimpahkan kasus ujaran kebencian dan provokasi yang dilakukan oleh IAS (49)ke Polda Jabar

Kasus Ujaran Kebencian dan Provokasi Oleh IAS Dilimpahkan ke Polda Jabar Malam Ini
Tribun Jabar/Siti Masithoh
Tersangka kasus ujaran kebencian dan provokasi, IAS (49), pengasuh di Pondok Pesantren Tahfidz Walquro di Blok Kolem, Kelurahan Watubelah, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, (pakai penutup wajah) dibawa ke Mapolda Jabar dari Mapolres Cirebon, Senin (13/5/2019) sekitar pukul 19.45 WIB. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Siti Masithoh

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Satreskrim Polres Cirebon telah melimpahkan kasus ujaran kebencian dan provokasi yang dilakukan oleh IAS (49), pengasuh di Pondok Pesantren Tahfidz Walquro di Blok Kolem, Kelurahan Watubelah, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, ke Polda Jabar, Senin (13/5/2019) sekitar pukul 19.45 WIB.

Sebelumnya, Polres Cirebon telah melakukan pemeriksaan terhadap tersangka dengan mengajukan 30 pertanyaan dalam waktu 3 hingga 4 jam.

Dalam pemeriksaan tersebut, Polres Cirebon juga menghadirkan lima orang saksi.

"Kasus ini selanjutnya dilimpahkan ke Polda Jabar untuk dikembangkan lebih dalam. Kemungkinan tersangka lain pun masih dikembangkan. Dari kami semua berkas sudah lengkap mulai dari administrasi hingga serah terima berkas perkara," ujar Kasat Reskrim Polres Cirebon, AKP Kartono Gumilar, saat ditemui di Mapolres Cirebon, Senin (13/5/2019) malam.

Guru Ponpes di Cirebon Jadi Tersangka Ujaran Kebencian, Ditangkap Saat Bersama Keluarga

VIDEO Penyebar Video Ujaran Kebencian Ditangkap Polres Cirebon

Diberitakan sebelumnya, tersangka ditangkap Polres Cirebon pada Senin (13/5/2019) pukul 01.30 WIB atau sehari setelah mengupload video ujaran kebencian tersebut pada Minggu (12/5/2019).

Saat ditangkap, tersangka sedang berada di pondok pesantren bersama keluarga dan kuasa hukumnya.

Dalam video itu, tersangka menyampaikan seruan kepada masyarakat untuk tidak menghiraukan pernyataan Kapolri kepada para pengganggu keamanan dan ketertiban.

Penulis: Siti Masithoh
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved