Polsuska Daop 3 Cirebon Tertibkan Masyarakat yang Ngabuburit di Rel Kereta Api Kaliwedi

Polsuska Daop 3 Cirebon menertibkan masyarakat yang ngabuburit di rel kereta api Kaliwedi.

Polsuska Daop 3 Cirebon Tertibkan Masyarakat yang Ngabuburit di Rel Kereta Api Kaliwedi
Tribun Jabar/Siti Masithoh
Polsuska Daop 3 Cirebon saat menertibkan masyarakat untuk tidak memanfaatkan rel kereta api sebagai rempat ngabuburit di Blok Playangan, Desa Kaliwedi Kidul, Kecamatan Kaliwedi, Kabupaten Cirebon, Minggu (12/5/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Siti Masithoh

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska) Daop 3 Cirebon melarang masyarakat untuk ngabuburit di rel kereta api yang masuk di Blok Playangan, Desa Kaliwedi Kidul, Kecamatan Kaliwedi, Kabupaten Cirebon, Minggu (12/5/2019).

Larangan tersebut guna mengantisipasi berbagai potensi bahaya yang dapat mengancam keselamatan masyarakat. Terlebih, rel kereta yang dijadikan tempat ngabuburit warga itu juga dipenuhi anak kecil.

Anak-anak tersebut tampak asyik bermain di rel kereta, bahkan tampak tidak takut saat ada kereta melintas.

"Sekarang aturannya semakin ketat, kami melarang masyarakat untuk mendekati kereta karena berbahaya. Apalagi di sini juga banyak anak kecil," kata Polsuska Daop 3 Cirebon, Wahyu, di lokasi, Minggu (12/5/2019).

Dia mengaku, kendala yang dihadapi saat menertibkan anak-anak harus sabar dan terus dirayu untuk tidak mendekati kereta.

Petugas sesekali kesulitan mengimbau para masyarakat, karena mereka juga sudah terbiasa memanfaatkan kawasan rel kereta tersebut sebagai tempat ngabuburit.

"Alhamdulillah sekarang sudah steril. Yang tadinya banyak pedagang dan masyarakat, sekarang sudah tidak ada," ujarnya.

Ia mengimbau para masyarakat, khsusunya orang tua, untuk berhati-hati dan menjaga anaknya.

"Kami minta masyarakat untuk berhati-hati. Kawasan ini bukan untuk berwisata, tapi kawasan berbahaya jika didekati. Untuk orang tua tolong jangan mengajak anaknya ke rel kereta api, kasih kesadaran untuk mereka jika ini berbahaya," ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, banyak masyarakat yang sudah bertahun-tahun memanfaatkan rel kereta api di kawasan tersebut sebagai tempat ngabuburit saat Bulan Ramadan.

Para pedagang pun tampak biasa menjajakkan dagangannya di dekat rel kereta api.

Berdasarkan pantauan Tribun Jabar, saat ini kondisi rel kereta api tersebut sudah steril. Masyarakat dan pedagang hanya melihat kereta dari jauh.

Ngabuburit Berbahaya ala Warga Kaliwedi Cirebon

Penulis: Siti Masithoh
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved