Breaking News:

Jabar Percaya Diri Pertahankan Gelar Juara Umum PON di PON XX 2020 di Papua

Ahmad menjelaskan, indikatornya dari 68 cabang olahraga (cabor) yang ikut kejuaraan nasional, Jabar berhasil menjadi juara umum di 28 cabor.

Tribun Jabar/Muhamad Nandri Prilatama
Ketua KONI Jabar, Ahmad Saefudin bersama Ketua KONI KBB, Rian Firmansyah di Ngamprah, Bandung Barat, Senin (8/4/2019) 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Ketua Umum KONI Jawa Barat, Ahmad Saefudin, klaim prestasi atlet Jabar hingga kini terpelihara dengan baik setelahnya berhasil merebut gelar juara umum pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX 2016.

Ahmad menjelaskan, indikatornya dari 68 cabang olahraga (cabor) yang ikut kejuaraan nasional, Jabar berhasil menjadi juara umum di 28 cabor.

"Berarti sudah 26-27 persen, kalau dikaitkan dengan PON 2016,  (raihan medali) juara umum itu 24-26 persen. Jadi kekuatan atlet kita terpelihara, itu indikator saya,” ujar Ahmad, di Gedung KONI Jabar, Jumat (10/5/2019).

Menurut Ahmad, pada PON XX 2020 Papua mendatang mempertandingkan 68 cabor termasuk sub cabor, tapi ada nomor Jabar yang tidak dimainkan dan ada cabor tambahan.

Ahmad mengatakan, Jabar justru memiliki kemampuan si cabor tambahan tersebut yang belum diketahui oleh mereka (pesaing di PON).

“Makanya kalau dilihat dari pemetaan prestasi sebetulnya kita ini cukup real, yang tidak cukup real itu bekal-bekal mereka (para atlet),” kata dia.

Memang hingga kini anggaran pembinaan atlet Jabar belum juga cair. Para atalet yang kini berlatih untuk Persiapan PON masih menggunakan anggaran pribadi atau merupakan suwadaya dari para penguru cabor.

“Pemeliharaan (prestasi) itu harus continuitas, untung sekarang desentralisasi, terdapat bantuan dari kabupaten kota misal uang saku (atlet) yang sudah diberikan sejak bulan Januari, jadi saya agak tertolong oleh mereka,” ucapnya.(*)

Penulis: Lutfi Ahmad Mauludin
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved