Trauma, 2 Anak yang Selamat dari Pembunuhan Sadis di Ulee Madon Aceh Belum Bisa Dimintai Keterangan

Polisi belum bisa memintai keterangan dua anak dari korban pembunuhan istri (Ira) dan dua anak di Desa Ulee Madon, Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara

Trauma, 2 Anak yang Selamat dari Pembunuhan Sadis di Ulee Madon Aceh Belum Bisa Dimintai Keterangan
SERAMBI/SAIFUL BAHRI
Proses pemakaman korban pembantaian di Gampong Ulee Madon, Aceh Utara. Tiga korban tewas satu keluarga dimakamkan di satu lubang dengan liang yang berbeda. 

TRIBUNJABAR.ID, LHOKSEUMAWE - Polisi belum bisa memintai keterangan dua anak dari korban pembunuhan istri (Ira) dan dua anak di Desa Ulee Madon, Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara.

Kasus pembunuhan sadis yang diduga dilakukan Aidil Ginting (40), suami korban, terus didalami penyidik Satreskrim Polres Lhokseumawe.

Hingga Kamis (9/5/2019), polisi masih belum bisa memintai keterangan dua anak dari Ira, yakni Ris (15) dan Zi (4). Keduanya masih trauma.

Sesuai informasi lanjutan yang dihimpun Serambi, Zik, korban selamat dalam insiden penbunuhan tersebut karena melompat dari lantai dua ruko, sampai kini belum berani pulang ke rumah.

Sejak hari kejadian sampai dengan sekarang masih tinggal dengan keluarganya.

Sementara itu, Ris yang selamat dalam insiden pembunuhan tersebut karena sedang tadarus di masjid desa setempat, masih belum bisa diajak komunikasi secara maksimal.

Dia lebih banyak diam dan melamun di rumahnya.

Kronologi Pembunuhan Sadis Ibu dan 2 Anaknya di Gampong Ulee Madon, Pelakunya Suami Ketiga Korban

Ira seorang ibu rumah tangga tergeletak tak bernyawa di lantai rumah bersama dua anaknya setelah dibunuh diduga suami ketiganya.
Ira, seorang ibu rumah tangga tergeletak tak bernyawa di lantai rumah bersama dua anaknya setelah dibunuh diduga suami ketiganya. (Serambi Indonesia)

Kapolres Lhokseumawe, AKBP Ari Lasta Irawan, melalui Kasat Reskrim Indra T Herlambang, menyebutkan, sejauh ini belum ditemukan fakta baru lainnya terkait kasus ini.

Informasinya masih sesuai apa yang diutarakan sehari sebelumnya, yakni berupa motif insiden ini akibat faktor ekonomi.

Pihak kepolisian membeberkan upaya pembunuhan ini sudah direncanakan lantaran gagalnya upaya tersangka untuk menguasai harta gono-gini milik korban.

Halaman
123
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved