Ratna Sarumpaet Mengaku Bohong

Sudah Sebar Hoaks, Ratna Sarumpaet Yakin Bebas dari Hukuman Karena Kesaksian Ini

Terdakwa kasus penyebaran berita bohong atau hoaks, Ratna Sarumpaet, yakin bebas dari hukuman.

Sudah Sebar Hoaks, Ratna Sarumpaet Yakin Bebas dari Hukuman Karena Kesaksian Ini
KOMPAS.com/Ardito Ramadhan D
Terdakwa kasus penyebaran kabar bohong atau hoaks Ratna Sarumpaet setelah menjalani sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (9/5/2019). 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Terdakwa kasus penyebaran berita bohong atau hoaks, Ratna Sarumpaet, yakin bebas dari hukuman.

Ratna Sarumpaet merujuk pada keterangan saksi ahli dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (9/5/2019).

"Kalau menurut saya sih kalau semua kesaksian yang kita dengar hari ini dipertimbangkan baik-baik oleh hakim, harusnya saya hebas," kata Ratna Sarumpaet.

Ratna Sarumpaet Sering Ingin Bunuh Diri, Konsumsi Obat Penenang, Kini Berhenti dan Badan Lebih Gemuk

Kemarin, ada dua saksi ahli yang dihadirkan Ratna Sarumpaet yaitu ahli hukum pidana dari Universitas Islam Indonesia (UII), Mudzakir, serta Kepala Sub Direktorat Penindakan dan Penyidikan Kementerian Kominfo, Teguh Arifiadi.

Dalam kesaksiannya, Mudzakir mengatakan bahwa kebohongan Ratna Sarumpaet tidak mengandung pidana.

Sebab, menurut dia, kebohongan Ratna Sarumpaet tidak ditujukan untuk tindak pidana.

"Bohong itu bukan pidana. Kebohongan akan menjadi pidana apabila dilanjutkan dengan perbuatan lain. Tergantung tujuan bohongnya apa dan seterusnya," kata Mudzakir.

Menurur Mudzakir, kebohongan yang dapat dipidana adalah kebohongan untuk penipuan atau penggelapan seperti yang diatur dalam Pasal 378 KUHP.

Lebih lanjut, Mudzakir berpendapat, kebohongan yang disampaikan Ratna Sarumpaet tidak menyebabkan keonaran sebagaimana yang didakwakan oleh jaksa penuntut umum.

Mudzakir menjelaskan, kegaduhan yang terjadi di media sosial akibat kebohongan Ratna Sarumpaet tidak dapat didefinisikan sebagai keonaran.

Halaman
12
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved