Selama Bulan Ramadhan Masjid Al Imtizaj Gelar Kegiatan Unik, Bisa Sambil Pelajari Alquran

Masjid unik bernuansa Tionghoa, Masjid Al Imtizaj, yang berlokasi di Jalan Jalan ABC No 8 Banceuy, Kota Bandung, menggelar kegiatan unik di bulan Rama

Selama Bulan Ramadhan Masjid Al Imtizaj Gelar Kegiatan Unik, Bisa Sambil Pelajari Alquran
Tribun Jabar/Syarif Pulloh Anwari
Masjid unik perpaduan budaya islam dan tionghoa bernama Masjid Al Imtizaj yang berlokasi di Jalan ABC No 8 Banceuy, Kota Bandung 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Syarif Pulloh Anwari

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Masjid unik bernuansa Tionghoa, Masjid Al Imtizaj, yang berlokasi di Jalan Jalan ABC No 8 Banceuy, Kota Bandung, menggelar kegiatan unik di bulan Ramadhan.

Masjid ini menggelar "Ngalusan" yang artinya Ngabuburit Sambil Nulis Alquran.

Ini merupakan sebuah kegiatan yang diprogramkan oleh Dewan Keluarga Masjid (DKM) Al-Imtizaj untuk mengisi waktu pada Bulan Ramadhan tahun ini.

"Jadi Alquran ini ditulis dengan cara meniru, atau bisa dijiplak, dengan disimpan di atas kaca dan disinari lampu pada bagian bawahnya," ujar Shandy kepada Tribun Jabar di Kantor Sekretariat DKM Al-Imtizaj, Kamis (9/5/2019).

VIDEO Uniknya Masjid Al Imtizaj Perpaduan Kultur Islam dan Tionghoa

Shandy menjelaskan, nantinya Alquran tersebut satu per satu akan digabungkan setiap lembarnya dan dijadikan satu buku atau bundel.

Sebelum dijadikan buku, Alquran tersebut akan dikoreksi dan diajukan dulu kepada MUI.

Ketua DKM Al-Imtizaj, Shandy Noer Syahtiman saat menulis Alquran, salah satu program di Masjid Al Imtizaj bernama
Ketua DKM Al-Imtizaj, Shandy Noer Syahtiman saat menulis Alquran, salah satu program di Masjid Al Imtizaj bernama "Ngalusan" yang artinya Ngabuburit Sambil Nulis Alquran. (Tribun Jabar/Syarif Pulloh Anwari)

"Setiap lembar yang ditulis jamaah, akan digabung, ini kan nama programnya Ngalusan, kalo bahasa umumnya Imtijaz Writing Quran, mudah-mudahan hal ini bisa menjadikan suatu konseptual baru bagi generasi muda" ujarnya.

Shandy mengatakan, dibandingkan dengan Hafiz Quran, menulis Alquran ini masih jarang dilakukan

Kegiatan tersebut menurutnya penting untuk menjaga kerukunan dan kekuatan umat.

Halaman
12
Penulis: Syarif Pulloh Anwari
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved