Sampah Menggunung di Depan SDN 3 dan 6 Rancaekek, Ada Limbah Medis, Kata Warga 10 Tahun Dibiarkan

Tumpukan sampah makin mengkhawatirkan di depan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 3 danSDN 6 Rancaekek, Jalan Stasion, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung

Sampah Menggunung di Depan SDN 3 dan 6 Rancaekek, Ada Limbah Medis, Kata Warga 10 Tahun Dibiarkan
Tribun Jabar/Hakim Baihaqi
Tumpukan sampah makin mengkhawatirkan di depan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 3 danSDN 6 Rancaekek, Jalan Stasion, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung 

Laporan wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Tumpukan sampah makin mengkhawatirkan di depan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 3 danSDN 6 Rancaekek, Jalan Stasion, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung.

Hanya berjarak 10 meter dari pintu gerbang kedua sekolah dasar, tumpukan sampahitu menyerupai bukit karena memiliki ketinggian hingga tiga meter serta mengeluarkan aroma busuk hingga radius 50 meter.

Sampah yang dibuang di lahan kosong tersebut sebagian besar merupakan sampah domestik rumah tangga, berupa sampah plastik, kertas, sayuran, popok bayi, hingga potongan kain, hingga kotoran hewan, limbah medis, dan limbah sayur.

Pantauan Tribun Jabar, Jumat (10/5/2019), tumpukan sampah yang menyerupai bukit itu tengah dibakar dan asap dari hasil pembakaran tersebut mengepul hingga permukiman warga serta ke sekolah dasar.

Tak hanya itu, lalat-lalat pun mengerumuni tumpukan sampah tersebut kerap berterbangan dan hinggap menganggu warga sekitar, serta pengendara yang kebetulan melintas di Jalan Stasion.

Warga Berharap Ada Tempat Penampungan Sampah di Jalan Raya Jatinangor

Larangan Buang Sampah Sembarangan yang Bernada Ancaman Tak Ubah Prilaku Warga Sekitar Sungai Citarik

Seusai hujan mengguyur wilayah Rancaekek, sampah yang berada di lahan kosong itu, kerap terbawa air hujan dan tercecer ke badan Jalan Stasion serta areal sawah milik warga Desa Rancaekek Wetan.

Warga sekitar, Yanti (45), mengatakan, sampah tersebut setiap hari semakin banyak dan jarang diangkut oleh petugas kebersihan dan hanya bakar oleh warga terdekat karena alasan mengurangi volume sampah.

"Tahun lalu cuma satu meter, sekarang makin tinggi seperti atap rumah. Asapnya bikin ganggu, sudah lebih dari 10 tahun," kata Yanti di Jalan Stasion, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, Jumat (10/5/2019).

Tak hanya warga sekitar, kata Yanti, sampah tersebut pun tidak hanya berasal dari warga sekitar TPS liar, melainkan oleh warga dari desa lain dan perumahan yang berada tidak jauh dari lokasi.

Yanti mengatakan, untuk warga di luar Jalan Stasion, biasanya membuang sampah pada waktu malam hari hingga menjelag dini hari.

"Yang mau berangkat pakai kereta, biasanya menyimpang dulu buang sampah, kadang-kadang ada yang pakai mobil juga," katanya.

Penulis: Hakim Baihaqi
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved