Kasus Ujaran Kebencian

Penuturan Ketua RT tentang Solatun Dulah Sayuti yang Ditangkap karena Ujaran Kebencian

"Hampir setahunan, tapi dia (Solatun) belum sempat minta surat pindah, KTP masih disini RT1/7," ujarnya.

Penuturan Ketua RT tentang Solatun Dulah Sayuti yang Ditangkap karena Ujaran Kebencian
Tribun Jabar/Mega Nugraha
Solatun Dulah Sayuti, dosen pascasarjana di Unpas Bandung mengakui menulis kalimat mengandung ujaran kebencian di akun Facebooknya. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Syarif Pulloh Anwari

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Ketua RT1/7, Kelurahan Batununggal, Kecamatan Bandung Kidul, Kota Bandung, Jajang (50) membenarkan Solatun Dulah Sayuti yang diduga menyebar ujaran kebencian di media Facebook pernah tinggal di wilayahnya, namun setahun yang lalu sudah pindah.

"Sudah lama tinggal di sini, sama pak Solatun satu RT di sini. Soalnya pak solatun nggak tinggal disini lagi," ujar Jajang dirumahnya, Jumat (10/5/2019).

Namun menurutnya, Solatun belum mengurus surat kepindahannya.

"Hampir setahunan, tapi dia (Solatun) belum sempat minta surat pindah, KTP masih disini RT1/7," ujarnya.

Jajang menceritakan keseharian Solatun sangat baik ke tetangganya, namun jarang sosialisasi.

"Solatun ke tetangga biasa aja, jarang sosialisasi, biasa-biasa sama orang yang kenal mah, akrab dengan tetangganya, ramah, apalagi ke keluarga kita juga baik," ujarnya.

Jajang menambahkan beberapa waktu lalu, ada pihak kepolisian yang datang ke rumahnya dan menanyakan terkait Solatun.

"Waktu hari apa dari pihak kepolisian sempat datang ke sini, nanyain tentang Pak Solatun, karena sudah lama enggak tinggal di sini," ujarnya

Penulis: Syarif Pulloh Anwari
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved