Pemilu 2019

Pemkab Cirebon Berikan Santuan kepada Keluarga Anggota KPPS yang Meninggal Saat Bertugas

Pemkab Cirebon memberikan santuan kepada keluarga dari 12 orang petugas Pemilu 2019 yang meninggal saat bertugas, di Setda Kabupaten Cirebon, Jumat (

Pemkab Cirebon Berikan Santuan kepada Keluarga Anggota KPPS yang Meninggal Saat Bertugas
Tribun Jabar/Siti Masithoh
Satria Widodo (30) saat menunjukkan piagam penghargaan ayahnya, Ngadiono Supa'at yang gugur pascapemilu dari Pemkab Cirebon di Setda Kabupaten Cirebon, Jumat (10/5/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Siti Masithoh

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Pemkab Cirebon memberikan santuan kepada keluarga dari 12 orang petugas Pemilu 2019 yang meninggal saat bertugas, di Setda Kabupaten Cirebon, Jumat (10/5/2019)

Selain santunan, Pemkab Cirebon juga memberikan piagam penghargaan kepada pahlawan demokrasi tersebut.

Penjabat Bupati Cirebon, Dicky Saromi, mengatakan, dari 12 keluarga petugas, hanya tujuh keluarga yang hadir menerima santunan.

Santunan untuk lima keluarga lainnya akan dikirimkan Pemkab Cirebon ke rumah masing-masing.

"Hanya tujuh yang hadir hari ini. Lima keluarga lainnya akan kita susulkan karena berhalangan hadir. Kami juga sudah mengusulkan bantuan kepada Pemprov Jabar," kata Dicky saat ditemui sesusai memberikan santunan di Setda Kabupaten Cirebon, Jumat (10/5/2019).

Tiga KPPS Alami Hal Serupa, Keluarga Cerita Detik-detik Meninggal, Rekan Ungkap Ucapan Korban di TPS

Dia menambahkan, untuk anggota KPPS lainnya yang sakit masih terus didata.

Saat ditanya mengenai penyelenggaraan pemilu 2019, Dicky Saromi enggan berkomentar karena dianggap bukan kapasitasnya.

Namun, kata dia, Pemilu 2019 di Indonesia sudah dilaksanakan secara aman, damai, dan tentram.

"Kita doakan agar para pahlawan demokrasi yang gugur ini meninggal dengan khusnul khotimah," katanya.

Sementara itu, Satria Widodo (30), anak dari salah satu penerima santunan, mengatakan sangat berterima kasih kepada Pemkab Cirebon yang telah memberikan perhatian kepada ayahnya yang meninggal pascapemilu.

"Papa tuh orangnya sehat, mungkin karena kelelahan, karena dua hari berturut-turut bertugas. Kecewa pasti ada, tapi saya berharap ada evaluasi penyelenggaraan pemilu ke depannya karena sudah banyak memakan korban," katanya kepada Tribun Jabar.

Petugas Pemilu yang Meninggal akan Diberi Santunan Rp 38 Juta Per Orang, di Jabar Ada 132 Orang

12 petugas pemilu di Kabupaten Cirebon yang gugur pascademokrasi yaitu sebagai berikut:

1. Ketua KPPS Kecomberan Kecamatan Talun, Ngadiono Supa'at.
2. Anggota Linmas Desa Pilang Sari Kecamatan Kedawung, Syamsudin.
3. Ketua KPPS Kaliwedi Lor Kecamatan Kaliwedi, Kaelani.
4. Linmas Desa Beberan Kecamatan Palimanan, Sarmadi.
5. Linmas Desa Karang Anyar Kecamatan Panguragan, Tarki.
6. Ketua KPPS Desa silihasih Kecamatan Pabedilan, Sutardi.
7. Linmas Desa Kepunduan Kecamatan Dukupuntang, Sumadi.
8. Anggota KPPS di Kecamatan Karangsembung, Tasdi.
9. Desa Blender, Kecamatan Karangwareng, Hikayat.
10. Anggota KPPS, Desa Surakarta Kecamatan Suranenggala, Nasmin.
11. Desa Pakusambeng, Kecamatan Babakan, Mustari.
12. Desa Gagasari, Kecamatan Gebang, Suad.

Petugas KPPS di Kabupaten Bogor Meninggal Dunia Setelah Dirawat di Rumah Sakit, Korban ke-16

Pemkot Bandung Beri Santunan kepada 8 Keluarga Petugas KPPS yang Meninggal Dunia

Penulis: Siti Masithoh
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved