Pilot Lion Air Penganiaya Pegawai Hotel di Surabaya Ditahan Polisi, Berikut Kronologi Penganiayaan

Oknum pilot Lion Air, AG (29) yang memukul karyawan hotel di Surabaya sudah ditahan polisi. Sang Pilot pun sudah menyandang status tersangka.

Pilot Lion Air Penganiaya Pegawai Hotel di Surabaya Ditahan Polisi, Berikut Kronologi Penganiayaan
shutterstock
ILUSTRASI --- Seorang laki-laki ditangkap polisi dengan cara diborgol. 

TRIBUNJABAR.ID, SURABAYA - Oknum pilot Lion Air, AG (29) yang melakukan penganiayaan terhadap pegawai La Lisa Hotel, Surabaya, AR (28), resmi ditahan di Mapolrestabes Surabaya.

Hal itu disampaikan Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah Jawa Timur Kombes Pol Frans Barung Mangera kepada Kompas.com, Kamis (9/5/2019).

"Tadi malam sudah kami tahan. Terhitung hari ini sudah kami tahan di Mapolrestabes. Nanti kami akan live," kata Barung.

Barung memastikan, AG sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Penetapan AG sebagai tersangka, kata Barung, setelah polisi memeriksa video pemukulan pilot Lion Air terhadap pegawai La Lisa Hotel Surabaya, AR.

Polisi Sudah Temukan Bukti Awal Pemukulan Oknum Pilot Lion Air Terhadap Petugas Hotel

"Kalau dilihat dari video, itu penganiayaan," ucapnya. Sebelumnya, Barung menyebut, Polda Jatim memiliki sejumlah alasan mengapa kasus penganiayaan oknum pilot kepada pegawai hotel di Surabaya itu diambil alih.

Salah satu alasannya adalah kepolisian tidak ingin ada intervensi dalam menangani perkara tersebut. Selain itu, kasus tersebut juga menjadi perhatian publik luas.

Ilustrasi pesawat Lion Air.
Ilustrasi pesawat Lion Air. (KOMPAS.com/ANDRI DONNAL PUTERA))

Barung menyatakan, Polda Jatim berkomitmen untuk menangani kasus tersebut secara serius. Status AG yang kini masih berstatus saksi kemungkinan bisa naik statusnya menjadi tersangka.

"Polda Jatim akan melakukan penanganan kasus ini secara serius. Artinya, kami akan panggil saksi (AG) dan kemungkinan akan kami jadikan tersangka," ujar dia.

Kronologi pemukulan

Halaman
12
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved