Polemik e-KTP Berlanjut, KPK Panggil Mantan Menteri Keuangan Ini

KPK terus melanjutkan penyelidikan kasus korupsi e-KTP yang melibatkan mantan Ketua DPR RI Setya Novanto.

Polemik e-KTP Berlanjut, KPK Panggil Mantan Menteri Keuangan Ini
KOMPAS.com/Sakina Rakhma Diah S
Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - KPK terus melanjutkan penyelidikan kasus korupsi e-KTP yang melibatkan mantan Ketua DPR RI Setya Novanto.

Kali ini KPK akan memanggil anggota Komisi XI DPR Fraksi Partai Golkar, Ahmadi Noor Supit dan mantan Menteri Keuangan Agus Martowardojo, Selasa (7/5/2019).

Kedua orang ini rencananya diperiksa sebagai saksi kasus dugaan korupsi proyek pengadaan kartu tanda penduduk berbasis elektronik (e-KTP).

"Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka MN (mantan Anggota Komisi II DPR, Markus Nari)," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Selasa.

Keberadaan Setya Novanto pada Rabu Sekarang Disebut Ditjen Pemasyarakatan Ada di Rumah Sakit Ini

Markus merupakan tersangka kedelapan dalam kasus ini. Ia telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus e-KTP sejak 2017. KPK menahan Markus pada Senin (1/4/2019) malam.

Dalam kasus e-KTP, Markus diduga berperan dalam memuluskan pembahasan dan penambahan anggaran e-KTP.

Pada tahun 2012, saat itu dilakukan proses pembahas anggaran untuk perpanjangan proyek e-KTP sekitar Rp 1,4 triliun.

Markus diduga meminta uang kepada Irman, pejabat Kemendagri saat itu. Markus diduga meminta uang kepada Irman sebanyak Rp 5 miliar.

Sebagai realisasi permintaan tersebut, Markus diduga telah menerima sekitar Rp 4 miliar.

Sebelumnya, Markus juga sudah berstatus tersangka dalam perkara menghalangi proses hukum kasus korupsi e-KTP. (Kompas.com/Dylan Aprialdo Rachman)

Kekayaan Fantastis Markus Nari, Politikus Golkar yang Baru Saja Ditahan Terkait Megakorupsi e-KTP

Politikus Golkar Resmi Ditahan Terkait Megakorupsi e-KTP, Tersenyum saat Masuk Mobil Tahanan KPK

Editor: Theofilus Richard
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved