Perusahaan Sudah Tahu Ada Kesalahan di Boeing 737 Max, Tapi Tidak Berpengaruh ke Keamanan Terbang

Ternyata perusahaan Boeing Co., sejak lama sudah mengetahui ada kesalahan pada sistem peringatan dini MCAS yang dipasang di pesawat Boeing 737 Max.

Perusahaan Sudah Tahu Ada Kesalahan di Boeing 737 Max, Tapi Tidak Berpengaruh ke Keamanan Terbang
Pixabay.com
Ilustrasi pesawat terbang. 

TRIBUNJABAR.ID - Ternyata perusahaan Boeing Co., sejak lama sudah mengetahui ada kesalahan pada sistem peringatan dini MCAS yang dipasang di pesawat Boeing 737 Max.

Hal itu diungkapkan oleh Boeing dalam pernyataan yang dirilis hari Minggu (5/5/2019).

Akan tetapi informasi tentang masalah itu tidak diteruskan kepada badan pengawas lalu lintas udara yang mengawasi keamanan penerbangan.

Boeing sekarang mengakui, para insinyur telah mendeteksi kesalahan sistem peringatan itu bulan Mei tahun 2017.

Hanya beberapa bulan setelah pesawat Boeng 737 MAX mulai dikirim kepada maskapai pembeli.

Setelah masalahnya diidentifikasi, Boeing lalu melakukan pemeriksaan internal yang hasilnya, kesalahan teknis itu "tidak berdampak pada keamanan penerbangan" pesawat tersebut, demikian disebutkan dalam pernyataan yang dirilis Boeing hari Minggu (5/5/2019).

Bukan risiko untuk penerbangan

Dalam pernyataannya Boeing mengatakan, jajaran pimpinan perusahaan memang tidak mendapat informasi mengenai pemeriksaan internal yang dilakukan setelah kesalahan teknis itu diidentifikasi.

Para direktur baru mendapat informasi setelah pesawat Boeing 737 MAX Lion Air jatuh ke laut, 29 Oktober 2018.

Tidak ada penumpang pesawat yang selamat dalam kecelakaan itu.

Otoritas Penerbangan AS, FAA, juga baru diberitahu tentang kesalahan MCAS sekitar satu minggu setelah jatuhnya Lion Air.

Halaman
123
Editor: Fidya Alifa Puspafirdausi
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved