Dua Pemuda Ditangkap Polisi di Banjar, Edarkan Obat Penenang Ilegal, Disembunyikan di Bungkus Rokok

Edarkan obat penenang tanpa izin, dua pemuda di Banjar ditangkap. Polisi amankan juga pengedar ganja.

Dua Pemuda Ditangkap Polisi di Banjar, Edarkan Obat Penenang Ilegal, Disembunyikan di Bungkus Rokok
Kompas.com/Candra Nugraha
Kapolres Banjar, AKBP Yulian Perdana (kiri) menunjukkan barang bukti excimer yang diamankan dari dua pengedar excimer saat ekspos kasus di Mapolres Banjar, Selasa (7/5/2019). 

TRIBUNJABAR.ID, BANJAR - Satuan Reserse Narkoba Polres Banjar menangkap dua pemuda berinisial RP (22) dan WQ (18).

Keduanya ditangkap karena mengedarkan obat anti-depresi jenis excimer tanpa izin.

Kapolres Banjar AKBP Yulian Perdana, Selasa (7/5/2019), mengatakan, barang bukti yang diamankan adalah 35 butir obat excimer.

Penangkapan kedua tersangka berasal dari informasi masyarakat jika keduanya disebut-sebut kerap mengedarkan obat excimer.

Untuk mengelabui aparat, mereka menyembunyikan obat anti-depresi itu di bungkus rokok.

Obat excimer tersebut didapat dari Purwokerto, Jawa Tengah.

Obat ini memberi efek tenang kepada penggunanya.

"Sebenarnya berbahaya kalau digunakan tanpa resep dokter dan pengawasan. (Penggunaan obat) ini termasuk ada aturannya," ucap AKBP Yulian Perdana.

Kedua tersangka, kata dia, menyasar kalangan milenial untuk menjual obat penenang tersebut.

Motif keduanya menjual obat tersebut terkait ekonomi.

Halaman
12
Editor: taufik ismail
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved