Pilpres 2019

Tagar #2019GantiPresiden Haram Disebut Lagi, Mardani Ali Sera: Jika Jokowi Terpilih, Kita Dukung

Hastag #2019GantiPresiden sangat kencang disebut pada 2018 hingga kampanye Pilpres 2019. Politikus PKS Mardani Ali Sera haramkan tagar itu disebut lag

Editor: Kisdiantoro
Kolase Tribun Jabar (Instagram @jokowi dan @prabowo)
Jokowi dan Prabowo. Politikus PKS Mardani Ali Sera haramkan tagar #2019GantiPresiden disebut lagi. 

Gerakan tagar 2019GantiPresiden digaungkan atau digagas oleh Mardani Ali Sera pada Maret 2018.

Saat itu Mardani Ali Sera tak menyebutkan siapa sosok yang dimaksud untuk mengantikan posisi presiden yang tengah menjabat.

Pada 6 Mei 2018, relawan 2019GantiPresiden dideklarasikan di Jakarta.

Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Hardiyanto Kenneth memberi komentar soal ucapan Mardani Ali Sera yang mengharamkan tagar 2019GantiPresiden.

Komentar itu disampaikan Hardiyanto Kenneth melalui keterangannya kepada Tribunnews.com, Minggu (5/5/2019).

Menanggapi hal tersebut, Hardiyanto Kenneth mengatakan bahwa sikap yang diambil oleh ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera itu lantaran telah menyadari bahwa masa kampaye Pilpres 2019 sudah usai.

Inisiator Hastag 2019 Ganti Presiden, Mardani Ali Sera saat berbincang dengan awak media di Rumah Makan Sugeban, Minggu (26/8)

Malam Pertama Ramadhan 1440 H, Jokowi Salat Tarawih di Masjid Ini

"Sikap beliau (Mardani Ali Sera) yang mengharamkan hastag ganti presiden 2019, merupakan sikap dari seorang negarawan sejati karena beliau sadar masa kampanye Pilpres 2019 sudah berakhir," ujar Hardiyanto Kenneth.

Untuk itu, dirinya juga meminta kepada warga supaya ikut menghormati hasil penghitungan suara real count oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) nanti.

Tak hanya kepada masyarakat biasa saja, namun imbauan itu juga diperuntukan kepada elite politik supaya mendukung pilpres dapat berjalan dengan kondusif.

Menurutnya, hal itu perlu disampaikan untuk mengingat bahwa sudah saatnya membangun bangsa menjadi lebih maju lagi tanpa ada perpecahan.

"Apapun hasil Pilpres dan Pileg 2019 yang KPU umumkan nanti wajib kita hormati, dan sudah saatnya kita bersama-sama membangun Indonesia agar lebih baik,sejahtera dan lebih maju lagi," ajak Hardiyanto.

Update Real Count C1 KPU Pilpre 2019, suara Jokowi dan Prabowo jomplang di satu daerah. Paslon 01 capai 2 juta, Paslon 02 baru mau 200 ribu.
Update Real Count C1 KPU Pilpre 2019, suara Jokowi dan Prabowo jomplang di satu daerah. Paslon 01 capai 2 juta, Paslon 02 baru mau 200 ribu. (Kolase Tribun Jabar (Instagram/jokowi/prabowo))

Mardani Ali Sera: Siapapun Presiden yang Terpilih Harus Didukung

Wakil Ketua Badan Pemenangan Prabowo-Sandi, Mardani Ali Sera menginginkan proses Pemilu 2019 berjalan aman dan damai.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved