Breaking News:

Sarip Jalan Kaki 12 Jam Tanpa Alas Kaki untuk Ketemu Bupati, Pertama Kalinya Ikut Seba Baduy

Kaki kecil Sarip (12) melangkah tanpa alas di jalan beraspal. Sinar matahari yang begitu terik tidak menghentikan langkah dia menuju Rangkasbitung.

Kompas.com/Acep Nazmudin
Sarip (12) anak suku Baduy yang jalan 12 jam untuk ketemu Bupati 

TRIBUNJABAR.ID - Kaki kecil Sarip (12) melangkah tanpa alas di jalan beraspal. Sinar matahari yang begitu terik tidak menghentikan langkah dia menuju Rangkasbitung.

Kendati peluh terus bercucuran, Sarip terus melangkah. "Ndek ka bupati (mau ke tempat bupati)" kata Sarip, saat ditanya Kompas.com mengenai alasannya pergi ke Rangkasbitung, Sabtu (4/4/2019).

Sarip tidak sendiri, dia pergi bersama ribuan warga Baduy lain yang juga punya tujuan sama, ke Pendopo Bupati Kabupaten Lebak, di Rangkasbitung.

Mereka datang ke pendopo dalam rangka Seba Baduy, yakni tradisi bertemu dengan bupati yang dilakukan sekali dalam setiap tahunnya.

Sarip merupakan warga Kampung Cibeo, Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak. Di tatanan suku Baduy, dia merupakan warga Baduy dalam yang punya aturan ketat, satu di antara aturannya, tidak boleh naik kendaraan umum.

Sarip mengaku, sudah jalan kaki sejak Rabu (3/5/2019) sore dari Cibeo. Dia sempat menginap semalam di Ciboleger, perkampungan Baduy Luar, sebelum melanjutkan perjalanan lagi ke Rangkasbitung pukul 04.00 pagi.

Warga Baduy Tolak Bantuan Dana Desa Rp 2,5 Miliar dari Pemerintah, Ini Alasannya

Jarak dari Cibeo-Ciboleger-Rangkasbitung kurang lebih sejauh 60 kilometer dengan lama perjalanan jalan kaki sekitar 12 jam. Ini adalah kali pertama Sarip ikut serta tradisi Seba Baduy.

Ingin bertemu bupati sekaligus berkunjung ke kota, menjadi alasan dia rela jalan kaki puluhan kilometer bersama rombongan yang didominasi oleh pria dewasa Baduy.

Lantas, apa yang akan Sarip lakukan ketika sudah bertemu dengan bupati?

"Moal nanaon, resep bae geus kapendak mah (enggak apa-apa, senang saja jika sudah bertemu)," kata Sarip.

Halaman
12
Editor: Fidya Alifa Puspafirdausi
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved