Mahasiswa Sukabumi Longmarch Serukan Warga Tak Terprovokasi Ajakan Berpotensi Pecah Belah Bangsa

Mereka yang tergabung dalam Nalar Mahasiswa Sukabumi (NMS) melakukan aksi longmarch

Mahasiswa Sukabumi Longmarch Serukan Warga Tak Terprovokasi Ajakan Berpotensi Pecah Belah Bangsa
tribunjabar/ferri amiril mukminin
aksi longmarch mahasiswa Kota Sukabumi 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferri Amiril Mukminin

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Seruan damai pascapemilu datang dari mahasiswa Sukabumi. Mereka yang tergabung dalam Nalar Mahasiswa Sukabumi (NMS) melakukan aksi longmarch, Minggu (5/5/2019).

Aksi tersebut sebagai ajakan mengakhiri segala bentuk provokasi setelah pemilu 2019. Aksi dimulai dari Jalan R Syamsudin SH melewati Suryakencana, dan berakhir di Lapang Merdeka.

Tak hanya longmarch, aksi tersebut juga diisi dengan ajakan pembubuhan tanda tangan kepada masyarakat. Pembubuhan tanda tangan terkait menciptakan persatuan dan kesatuan agar Indonesia damai.

Dukungan dalam bentuk tanda tangan tersebut cukup ramai diminati masyarakat Sukabumi. Bahkan sejumlah komunitas yang mengikuti car free day dan berada di Lapang Merdeka turut serta membubuhi tanda tangan.

Koordinator aksi, Mirda Apriand Zulhij, mengatakan ada beberapa pesan dari aksi longmarch yang dilakukan para mahasiswa.

Sandiaga Uno Hadir ke Pernikahan Anak Aa Gym dan Beri Nasihat Ucapkan I Love You

"Pertama kami mengajak masyarakat Kota Sukabumi agar bersabar menunggu hasil Pemilu berdasarkan keputusan KPU Pusat pada 22 Mei 2019 nanti," ujar Mirda, di lokasi aksi.

Mahasiswa juga berharap segala hal berkaitan dengan sengketa Pemilu diserahkan kepada penyelenggara negara yang telah diputuskan dan ditetapkan berdasarkan UU.

Modus Tawari Pekerjaan, Pria 48 Tahun Malah Perkosa dan Ancam Gadis 17 Tahun, Begini Kronologinya

"Kami juga menolak gerakan people power karena dianggap akan mengakibatkan perpecahan bangsa dan mengajak kepada masyarakat untuk tidak terprovokasi atas ajakan-ajakan berupa kegiatan yang mengakibatkan kepada perpecahan bangsa," katanya.

Terakhir pihaknya meminta kepada aparat keamanan TNI Polri untuk tetap menjaga kondusivitas proses Pemilu 2019 sampai tuntas.

Penulis: Ferri Amiril Mukminin
Editor: Ichsan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved