Dua Saksi Perekam Aksi Vandalisme Anarko Sindikalisme di Malang Diamankan Polisi

Tetapi polisi telah mengamankan dua saksi yang juga merekam kejadian saat anggota Anarko Sindikalisme mencoret-coret Jembatan Kahuripan.

Dua Saksi Perekam Aksi Vandalisme Anarko Sindikalisme di Malang Diamankan Polisi
Istimewa
Vandalisme di Jembatan Kahuripan, salah satu warisan cagar budaya Kota Malang. 

TRIBUNJABAR.ID, MALANG - Polres Malang Kota masih belum berhasi menangkap anggota Anarko Sindikalisme yang melakukan aksi vandalisme dengan mencoret-coret Jembatan Kahuripan, Kota Malang saat peringatan Hari Buruh Internasional.

Tetapi polisi telah mengamankan dua saksi yang juga merekam kejadian saat anggota Anarko Sindikalisme mencoret-coret Jembatan Kahuripan.

Keduanya adalah Kevin (22), mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) dan Devara (21), mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) Malang. 

Keduanya saling berteman dan sama-sama bergabung dalam rangkaian unjuk rasa bersama kaum buruh. 

Saat melintas di jembatan belakang Balai Kota Malang, Devara mengaku spontan merekam aksi vandalisme tersebut, kemudian menyebarkannya melalui akun Twitter.

Relawan Warna Ganti Coretan Identik Paham Anarko di Pagar Sekolah dengan Mural yang Ramah Siswa

Polisi yang berhasil melacak penyebar pertama video itu, kemudian mendatangi kampus UB Malang. Berkat bantuan dekan di kampus itu, polisi meminta keterangan pada Devara. 

Kepada polisi, Devara mengaku saat itu bersama Kevin. Polisi pun mencari Kevin dan mengamankannya pada Jumat (3/5/2019) malam.

Namun, beredar surat dari Koalisi Sipil Malang yang menyebut bahwa Kevin diculik pada pukul 19:00 WIB.

Kevin dimasukkan mobil ketika akan mendatangi acara diskusi Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Dianns di kampus UB. 

Kejadian itu dilihat oleh Yesaya, teman Kevin yang pada saat itu juga akan datang ke UB.

Halaman
12
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved