Pemilu 2019

Rapat Pleno Rekapitulasi Pemilu 2019 di Kabupaten Bandung Kembali Diskorsing, Ini yang Jadi Masalah

Lagi-lagi Rapat Pleno Rekapitulasi Pemilu 2019 tingkat Kabupaten Bandung kembali diskorsing hingga Minggu (5/5/2019). Gara-garanya ada selisih suara

Rapat Pleno Rekapitulasi Pemilu 2019 di Kabupaten Bandung Kembali Diskorsing, Ini yang Jadi Masalah
Tribun Jabar/Mumu Mujahidin
Rapat Pleno Rekapitulasi Terbuka Pemilu 2019 tingkat Kabupaten Bandung yang dilaksanakan di Sutan Raja Hotel Soreang, Kabupaten Bandun, Selasa (30/4/2019) malam. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mumu Mujahidin

TRIBUNJABAR.ID, SOREANG - Lagi-lagi Rapat Pleno Rekapitulasi Pemilu 2019 tingkat Kabupaten Bandung kembali diskorsing hingga Minggu (5/5/2019).

Skorsing dilakukan karena masih ada hal yang harus direvisi oleh PPK.

Koordinator Divisi Pengawasan, Humas dan Hubungan Antarlembaga Bawaslu Kabupaten Bandung, Hedi Ardia menuturkan pembacaan rekapitulasi Kecamatan Cileunyi sempat terkatung-katung dan berjalan lumayan alot hingga akhirnya bisa disahkan bersama 30 kecamatan lainnya.

Nemun pada saat akan membacakan rekap secara keseluruhan terutama untuk pemilihan presiden dan wakil presiden se Kabupaten Bandung ternyata masih ada masalah pada data pemilih.

"Rapat pleno terpaksa kami pending, kami skorsing lagi. Bukan perolehan suara yang menjadi masalah, tapi data pemilih dan pengguna hak pilihnya masih terdapat selisih 36 suara lebih," ujar Hedi melalui telepon seluler, Sabtu (4/5/2019).

Pleno KPU Intan Jaya Papua Diwarnai Bentrok Massa karena Curiga pada Petugas PPD

Menurutnya kelebihan tersebut terdapat di Kecamatan Cimaung dan Rancabali. Karena dua kecamatan tersebut sempat direvisi dan data terbarunya hasil revisian tersebut belum kembali diinput, terurama untuk pengguna hak pilih DPTB dan DPK.

"Pada prinsipnya kami berharap pending ini dilakukan untuk memberikan kesempatan kepada KPU dan jajarannya untuk memaksimalkan dan menyiapkan data lebih valid lagi, lebih konkret lagi, dan rasional sehingga tidak menimbulkan keraguan di mata publik," tuturnya.

Selain itu proses perbaikan-perbaikan ini juga untuk meminimalisir kesalahan pada saat dilakukan rapat pleno terbuka rekapitulasi tingkat provinsi. Rencananya rapat pleono terbuka ini akan kembali dilanjutkan Minggu (5/5/2019) besok pada pukul 09.00 WIB.

"Hari ini teman-teman KPU tidak libur, mereka menyandingkan data, mengkroscek lagi agar jangan sampai besok pada saat pembacaan maeih ada revisi-revisi lagi. Kami berharap besok itu benar-benar hari terakhir dan selanjutnya dilimpahkan ke provinsi," ungkapnya.

PDIP Unggul di Parongpong dari Hasil Pleno Rekapitulasi Tingkat Kabupaten, Hitung Hingga Malam

Lebih lanjut Hedi menuturkan perolehan suara Presiden, DPD RI, DPR RI, DPRD Provinsi dan Kabupaten Bandung sudah tidak ada masalah dan sejauh ini belum ada sanggahan.

Meski demikian Bawaslu masih menerima laporan dari beberapa caleg yang melaporkan jika suaranya hilang di beberapa TPS.

"Nah itukan perlu pembuktian dan nanti kami akan kroscek apakah C1 yang dikleim oleh caleg itu benar adanya atau memang C1 itulah yang salah. Karena C1 kuarto yang dipegang oleh caleg itu bisa kemungkinan salah karena acuannya itu C1 plano," pungkasnya. (mud)

Penulis: Mumu Mujahidin
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved