Antisipasi PKL dan PMKS, 850 Personel Gabungan Siaga Setiap Hari Selama Ramadan di Kota Bandung

Pemerintah Kota Bandung akan meningkatkan pengawasan untuk mengantisipasi kemunculan PKL dan PMKS musiman jelang dan selama bulan suci Ramadan.

Antisipasi PKL dan PMKS, 850 Personel Gabungan Siaga Setiap Hari Selama Ramadan di Kota Bandung
Tribun Jabar/Cipta Permana
Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana memantau kesiapan para petugas Satpol PP Kota Bandung, dalam rangka apel persiapan menghadapi Bulan Ramadan di Jalan Dalem Kaum, Kota Bandung, Jumat (3/5/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Cipta Permana

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pemerintah Kota Bandung akan meningkatkan pengawasan untuk mengantisipasi kemunculan pedagang kaki lima ( PKL) dan penyandang masalah kesejahteraan sosial ( PMKS) musiman jelang dan selama bulan suci Ramadan.

Ratusan personel yang terdiri dari Satpol PP, petugas gabungan, dan aparat kewilayahan pun telah disiapkan guna memantau dan menghalau kemunculan dua masalah tersebut.

Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana mengatakan, selama satu bulan penuh pihaknya akan terus meningkatkan pengawasan, demi menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat saat menjalankan ibadah puasa.

Terlebih, Ramadan merupakan momentum menjamurnya keberadaan PKL dan PMKM di Kota Bandung

"Hari ini, kita melaksanakan apel persiapan menghadapi Bulan Ramadan. Karena biasanya jelang atau saat Ramadan ini kecenderungan terjadinya pelanggaran Perda itu meningkat," ujarnya usai memimpin kegiatan apel di Jalan Dalem Kaum, Kota Bandung, Jumat (3/5/2019).

Harga Daging Ayam Diprediksi Terus Naik Hingga H-1 Ramadan atau Munggahan

Yana menuturkan, selain PKL dan PMKS musiman terdapat pula beberapa hal yang akan menjadi fokus pengawasan para petugas selama bulan Ramadan, diantaranya memastikan seluruh tempat hiburan untuk tutup.

Para petugas akan terus melakukan patroli setiap harinya ke beberapa tempat yang disinyalir berpotensi terjadinya pelanggaran.

Dalam kesempatan itu, Yana pun mengimbau kepada masyarakat agar tidak memberi sedekah kepada para gelandangan dan pengemis secara sembarangan dan tidak membeli barang dari para PKL yang terbukti melanggar Perda K3, Nomor 11 Tahun 2015 dengan berjualan di zona merah.

"Bagaimana pun Bandung memiliki daya tarik bagi para PKL dan PMKS musiman, apalagi Ramadan seperti ini. Maka saya imbau warga sebaiknya tidak membeli dan memberi kepada mereka. Karena kalau ingin memberi sedekah baiknya disalurkan kepada lembaga resmi yang sudah tercacat di Pemkot Bandung," ucap pria yang juga merupakan Ketua Satgasus Satpol PP Kota Bandung itu.

Harga Bawang Putih Meroket di Pasar Kosambi, Ini Daftar Harga Kebutuhan Pokok Menjelang Ramadan

Sementara itu, Plt Kepala Satpol PP Kota Bandung, Tantan Syurya Santana menambahkan, sebanyak kurang lebih 850 personel gabungan yang akan dikerahkan untuk menghalau kehadiran PMKS dan PKL musiman di Kota Bandung.

Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan untuk mengantisipasi kehadiran mobil toko atau moko yang kerap menyebabkan kemacetan salah satunya di kawasan Jalan Diponegoro Kota Bandung.

"Kita juga sudah koordinasi dengan jajarang samping seperti polisi, TNI, Damkar dan Dishub. Bersama Dishub kita koordinasikan berkaitan dengan bertambahnya jumlah PKL yang bisa berpotensi menyembabkan kemacetan baru di Kota Bandung," ujarnya.

Disporabudpar Purwakarta Munggahan Sambil Keliling ke Tempat Wisata, Warga Boleh Ikut, Ini Syaratnya

Selain itu, kata Tantan, pihaknya juga telah dan terus meminta agar aparat kewilayahan tingkat kecamatan dapat ikut mendeteksi, mendata, dan menertibkan dari kemunculan PKL musiman. Sehingga penanganannya bisa diantisipasi lebih dini.

"Aparat petugas kewilayahan di tingkat kecamatan itu, ada Linmas dan juga Satpol PP kecamatan. Ini diharapkan fungsi-fungsi ini bisa berjalan juga secara baik untuk membantu kami," katanya. (Cipta Permana).

Penulis: Cipta Permana
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved