VIDEO Bea Cukai Bandung Musnahkan Barang Ilegal, Liquid Vape, Sex Toys, Air Gun

Selain itu, kami juga menyita dan memusnahkan jenis tembakau, minuman mengandung etil alkohol (miras), sex toys sebanyak 923 buah

KANTOR Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean A (KPPBC TMP A) Bandung menggelar pemusnahan barang yang menjadi sitaan negara oleh pengawas di bidang Cukai, Selasa (30/4/2019) Kota Bandung.

Kegiatan pemusnahan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Bea dan Cukai Kota Bandung, Onny Yuar Hanantyoko dan sejumlah pejabat terkait dari Kejaksaan, Pemerintahan, TNI, dan Polri.

Barang-barang ilegal tersebut merupakan hasil sitaan tahun 2018. Diperkirakan hasil sitaan tersebut senilai Rp 770.893.000.

"Ada jenis baru yang berhasil kami sita, yaitu Liquid Vape sebanyak 4.060 botol. Selain itu, kami juga menyita dan memusnahkan jenis tembakau, minuman mengandung etil alkohol (miras), sex toys sebanyak 923 buah kosemetik, obat-obatan, alat panah, busur panah, air gun spare parts, part senapan angin, dan alat kesehatan," kata Onny Yuar Hanantyko, Selasa (30/4/2019).

Pemusnahan dilakukan melalui berbagai cara disesuaikan dengan sifat dan karakteristik barang ilegal tersebut. Cara pemushanannya ialah melalui pemotongan, dihancurkan, digilas, dibakar, dirusak menggunakan bahan kimia, sehingga tidak bisa digunakan lagi.

Pengawasan dilakukan di Kantor Pos Lalu Bea Bandung dan Bandara Internasional Husein Sastranegara Bandung. Onny menjelaskan, dati segi kuantitas, ada penurunan jumlah barang ilegal yang disita oleh KPPBC Tipe Madya Pabean A Bandung.

" Melalui kegiatan tersebut, kami mengajak kepada masyarakat dan pelaku usaha untuk mematuhi ketentuan yang ditetapkan saat menjalankan usaha secara legal," katanya.

Kegiatan tersebut dikatakan Onny merupakan bukti nyata keseriusan pemerintah melalui KPPBC TMP A Bandung untuk semangat melindungi masyarakat dan industri dalam negeri dari peredaran barang-barang ilegal untuk menciptakan stabilitas perekonomian dalam negeri yang bersih, adil dan transparan.

Video dan artikel lainnya klik link berikut: https://www.youtube.com/watch?v=isFbCigdf0k&feature=youtu.be
Penulis: Daniel Andreand Damanik
Video Production: Wahyudi Utomo

Penulis: Daniel Andreand Damanik
Editor: yudix
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved