Hujan Deras di Sumedang, Murid-murid SDN Cikandang Tak Masuk Sekolah, Itu Biasa

Absennya para murid menjadi hal biasa bagi guru-guru SDN Cikandang, yang terletak di Dusun Cikandang, Desa Ciranggem, Kecamatan Jatigede, Sumedang

Hujan Deras di Sumedang, Murid-murid SDN Cikandang Tak Masuk Sekolah, Itu Biasa
Tribun Jabar/Seli Andina
Para murid SDN Cikandang Sumedang berjalan melewati jembatan apung untuk sampai di sekolah, Kamis (2/5/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Seli Andina

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG- Bila hujan deras melanda di malam hari, keesokan harinya sebagian murid SDN Cikandang tidak akan masuk sekolah.

Absennya para murid ini sudah menjadi hal biasa bagi guru-guru SDN Cikandang, yang terletak di Dusun Cikandang, Desa Ciranggem, Kecamatan Jatigede, Kabupaten lSumedang, tersebut.

Hal ini disampaikan Kepala SDN Cikandang, Eti Kusmayati Kasman (58), ketika ditemui Tribun Jabar di SDN Cikandang, Kamis (2/5/2019).

"Banyak yang tidak masuk kalau hujan, sudah biasa itu," ujar Eti Kusmayati.

Penyebabnya, Eti Kusmayati mengatakan bukan karena para murid malas, tetapi karena jembatan apung di Waduk Jatigede yang biasa digunakan warga terendam air.

Orang tua biasanya melarang anak-anaknya berangkat sekolah bila dirasa jembatan apung tersebut terlalu berbahaya untuk digunakan.

Jembatan Sudah Tua dan Lapuk, Warga Berharap Ada Jembatan Baru di Sungai Citarik

Hardiknas, Murid SDN Cikandang Sumedang Masih Harus Lewati Jembatan Apung Reyot untuk Sekolah

"Ya kami juga tidak bisa melarang, karena kan itu hubungannya dengan keselamatan murid-murid kami sendiri," ujar Eti Kusmayati.

Eti Kusmayati berharap Pemerintah Kabupaten Sumedang dapat memperbaiki jembatan tersebut agar lebih layak digunakan.

"Inginnya diperbaiki, dibuat aman biar bisa dilalui meski hujan," ujarnya.

Halaman
123
Penulis: Seli Andina Miranti
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved