Bupati Talaud Sri Wahyumi Ditahan KPK, Suami dan Anak Menderita, Tinggal di Kontrakan, Suami Stroke

Kehidupan Bupati Talaud, Sulawesi Utara, Sri Wahyumi Manalip berubah total. Gara-gara kasus korupsi, suami dan anak kini tinggal di kontakan.

Bupati Talaud Sri Wahyumi Ditahan KPK, Suami dan Anak Menderita, Tinggal di Kontrakan, Suami Stroke
Tribunnews/Irwan Rismawan
Bupati Talaud, Sri Wahyumi Maria Manalip yang terjaring OTT KPK dikawal petugas saat tiba di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Selasa (30/4/2019). 

TRIBUNJABAR.ID, MANADO - Kehidupan Bupati Talaud, Sulawesi Utara, Sri Wahyumi Manalip berubah total.

Setelah ditetapkan menjadi tersangka kasus korupsi dan ditahan KPK, gerak kelaurganya menjadi sempit.

Suami dan anak-anaknya kini tinggal di rumah kontrakan. Mereka terpaksa tinggal di kontrakan untuk menghindar dari kejaran wartawan.

Derita lainnya, selain meninggalkan anak-anak di Manado, suami Bupati Talaud Sri Wahyumi Manalip juga sedang sakit.

Suami Sri Wahyuni yang seorang hakim, kini menderita stroke.

Karena keluarga tak mau bicara ke pulbik, Wakil Ketua I DPC Partai Hanura Kabupaten Kepulauan Talaud Jimmy Tindi, ditunjuk menjadi juru bicara keluarga bupati.

Kado Ulang Tahun ke-42 Antarkan Sri Wahyumi ke Rutan KPK

"Jadi, bukan syok dan mengurung diri di kamar. Hanya saja menghindar memberikan keterangan. Untuk urusan keluarga diserahkan semuanya ke saya untuk bicara," katanya saat dikonfirmasi Kompas.com via telepon, Kamis (2/5/2019).

Ia juga mengatakan, memang saat ini suami dan anak-anak Sri Wahyuni tinggal di Manado.

"Tinggal di rumah kontrakan, di Perumahan Tamansari Metropolitan, Kelurahan Paniki Bawah, Kecamatan Mapanget, Manado," ujarnya.

Lanjut dia, saat ini suami Sri Wahyuni sedang menjalani perawatan medis.

Halaman
1234
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved