Cerita Korban Salah Tangkap Saat Aksi Buruh di Bandung, Dikira Anggota Massa Berpakaian Hitam-hitam

Ia mengalami luka di bibir, dipukul, ditendang, hingga pelecehan verbal. Ia korban salah tangkap karena dikira anggota massa berpakaian hitam-hitam

Tribun Jabar/Ery Candra
Keterangan pers dari Koalisi Masyarakat Sipil Kota Bandung soal salah tangkap terhadap mahasiswa Lazuardi Faris saat peringatan Hari Buruh, di Kaka Kafe, Kota Bandung, Rabu (1/5/2019) malam. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ery Chandra

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Lazuardi Faris (22) mengalami luka dibagian bibir, dipukul hingga tiga kali, ditendang, hingga pelecehan verbal.

Hal itu dialami Lazuardi Faris yang masih mahasiswa itu saat mengikuti aksi peringatan Hari Buruh Internasional di Kota Bandung pada Rabu, 1 Mei 2019.

Pengalaman itu menjadi kenangan yang tak bakal mudah dilupakan mahasiswa Telkom University tersebut.

Di sekitar Jalan Dago, Kota Bandung, Lazuardi Faris jadi korban salah tangkap aparat keamanan. Ia dikira merupakan bagian dari massa berpakaian hitam-hitam.

Lazuardi Faris mengatakan kejadian itu terjadi saat barisan kelompoknya terpisah persis di jembatan penyeberangan Jalan Dago.

Dia dituduh sebagai koordinator lapangan oleh aparat keamanan yang mengenakan baju biru.

Besok, AJI Bandung Akan Laporkan Kasus Kekerasan Terhadap Jurnalis ke Propam

KSPSI Jabar Sayangkan May Day di Bandung Tercoreng Aksi Kelompok Massa Berbaju Hitam-hitam

"Yang lain juga banyak diintimidasi. Saya dikeluarkan dari mobil karena tak terbukti sebagai masa aliansi berbaju hitam. Ponsel saya juga masih disita," ujar Faris di Kaka Kafe, Kota Bandung, Rabu (1/5/2019) malam.

Faris menuturkan sempat dibawa ke Mapolrestabes Bandung untuk dimintai keterangan.

"Saya juga kena pelecehan verbal karena difabel. Ke depannya tak perlu dilakukan lagi karena sama-sama buruh," katanya.

Halaman
123
Penulis: Ery Chandra
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved