Breaking News:

Seungri Bayar Hotel untuk Investor Jepang Pakai Kartu YG Entertainment, Bantah untuk Prostitusi

Mantan member BIGBANG Seungri menggunakan kartu perusahaan YG Entertainment membayar biaya hotel untuk investor asal Jepang.

Soompi
Seungri menjalani pemeriksaan di Kantor Polisi Metropolitan Seoul, Korea Selatam, dari Kamis (14/3/2019) hingga Jumat (15/3/2019) pagi. 

TRIBUNJABAR.ID - Mantan member BIGBANG Seungri menggunakan kartu perusahaan YG Entertainment membayar biaya hotel untuk investor asal Jepang.

YG Entertainment sebagai perusahaan yang pernah menaungi Seungri berkarier di dunia hiburan pun mengakui hal tersebut.

"Memang benar Seungri menggunakan kartu perusahaan, tetapi ia kemudian menyelesaikan biayanya," ucap seorang perwakilan dari YG Entertainment, baru-baru ini.

Menurut dia, itu adalah hal yang lumrah dilakukan artis-artis top agensi hiburan. Penggunaan kartu itu tidak hanya dilakukan Seungri dan bukan masalah berarti.

Bak Mimpi Buruk, Nama Seungri Bigbang Terseret dalam Penyerangan di Kelab Malam

"Wajar jika selebriti terkenal menggunakan rencana pembayaran di muka semacam ini" ucap perwakilan YG itu.

Untuk mendalami lebih lanjut mengenai itu, kepolisian Korea Selatan telah memanggil manajer akuntansi dan staf YG Entertainment lainnya untuk menyelidiki pesta Natal Seungri pada 2015.

Juga tentang kaitan kartu perusahaan YG yang digunakan untuk pembayaran hotel dengan dugaan layanan prostitusi dari Seungri kepada si investor Jepang.

Dalam laporan eksklusif dari Chosun.com pada 24 April 2019, terungkap bahwa Yoo In Suk, mantan CEO Yuri Holdings dan mitra bisnis Seungri, mengaku kepada polisi bahwa ada penyewaan PSK untuk investor Jepang (pada Desember 2015) dan bahwa ada pembayaran untuk layanan prostitusi.

Seungri Gemar Mabuk Happy Balloon Bersama Teman Chatroom dan Berikan Obat Pemerkosaan Pada Wanita

Rekan bisnis Seungri akui adad transaksi prostitusi pada 2015

Awalnya, Seungri dan Yoo In Suk dipanggil untuk diinterogasi oleh polisi pada 23 April mengenai dugaan mereka yang menjadi perantara layanan prostitusi.

Halaman
1234
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved