Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman Tiup Lilin Ulang Tahun Saat Kembali Ngantor Seusai Diperiksa KPK

Pascaditetapkan sebagai tersangka oleh KPK atas kasus dugaan suap, Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman

Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman Tiup Lilin Ulang Tahun Saat Kembali Ngantor Seusai Diperiksa KPK
tribunjabar/isep heri
Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman dibopong Satpol PP saat memuju mobil dinasnya di Bale Kota Tasikmalaya. Budi terlihat ngantor pascaditetapkan sebagai tersangka dugaan kasus suap oleh KPK, Senin (29/4/2019). 

Selain sebagai guru, Budi Budiman juga dikenal sebagai pengusaha angkutan kota sejak tahun 1990.

Pada tahun 1993, Budi Budiman ditunjuk sebagai direktur sebuah dealer mobil bernama Cakra Motor di bawah naungan PT Cakra Putra Parahiyangan.

Semenjak Budi meninggalkan karier di bidang pendidikan dan memilih konsen di bidang angkutan umum, kariernya terus meroket.

Pada tahun 1999, Budi ditunjuk sebagai wakil direktur PO Doa Ibu Kota Tasikmalaya. Budi Budiman pun menjadi pengurus Organda Kota Tasikmalaya pada tahun 2003.

Kemudian pada tahun 2006, Budi Budiman menjadi direktur eksekutif sebuah pusat perbelanjaan Mayasari Plaza Tasikmalaya.

Penyidik KPK membawa sejumlah dokumen dari ruang direksi RSUD dr Soekardjo Tasikmalaya
Penyidik KPK membawa sejumlah dokumen dari ruang direksi RSUD dr Soekardjo Tasikmalaya (tribunjabar/isep heri)

Pada 2007, Budi Budiman yang menjabat sebagai pimpinan Maya Taxi Tasikmalaya, mencoba peruntungan di dunia politik.

Budi Budiman pun bergabung dengan Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Saat menjabat bendahara DPC PPP Kota Tasikmalaya, ia bertarung di Pilkada berpasangan dengan Wahyu Sumawidjaja.

Namun pada tahun itu Budi Budiman dan pasangannya gagal melenggang ke Bale Kota karena kalah perolehan suara.

Di Pilwalkot selanjutnya, yakni pada 2012, Budi Budiman yang menjabat sebagai ketua DPC PPP kota Tasikmalaya kembali berkontestasi kali ini berpasangan dengan rekan satu partai yakni Dede Sudrajat.

Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Muhammad Yusuf saat dikonfirmasi terkait penggeledahan di ruang wali kota oleh KPK, Rabu (24/4/2019).
Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Muhammad Yusuf saat dikonfirmasi terkait penggeledahan di ruang wali kota oleh KPK, Rabu (24/4/2019). (tribunjabar/isep heri)

Budi Budiman pun melenggang ke Bale Kota dengan perolehan suara mengalahkan petahana Syarif Hidayat.

Setelah satu periode menjabat, Budi Budiman kembali mencalonkan diri pada Pilwakot 2017.

Budi Budiman yang saat itu menggandeng Muhammad Yusuf dari Golkar, kembali menjabat sebagai wali kota Tasikmalaya, hingga saat ini.

KPK sendiri hingga kini belum melakukan penahanan terhadap Budi Budiman yang sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman duduk disamping Chairul Tanjung di peresmian Transmart di Kota Tasikmalaya, Jumat (26/4/2019) siang.
Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman duduk disamping Chairul Tanjung di peresmian Transmart di Kota Tasikmalaya, Jumat (26/4/2019) siang. (tribunjabar/isep heri)
Penulis: Isep Heri Herdiansah
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved