Total Tujuh Anggota KPPS dan PPK di Kota Bandung Meninggal Dunia Usai Pemilu 2019, Ini Nama-namanya

Tujuh anggota KPPS dan PPK menjadi korban pelaksanaan Pemilu 2019 di Kota Bandung.

Kolase Tribun Jabar
Ilustrasi: Petugas Pemilu 2019 meninggal 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Syarif Pulloh Anwari

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Korban meninggal dunia pelaksanaan Pemilu 2019 di Kota Bandung terus bertambah.

Hingga Senin (29/4/2019), total ada tujuh korban meninggal dunia.

Terakhir, tercatat empat orang petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dan satu orang petugas Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di Kota Bandung meninggal dunia usai pelaksanaan Pemilu 2019.

Sebelumnya, dua petugas KPPS yang meninggal dunia bernama Dedi Julianto (39), petugas KPPS di TPS 19, RT 4/3, Keluruhan Babakan Ciamis, Kecamatan Sumur Bandung, dan Siti Marianah (54) petugas KPPS di TPS 58, RW6, Kelurahan Cipamokolan, Kecamatan Rancasari, Kota Bandung.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandung, Suharti turut belasungkawa dengan bertambahnya petugas KPPS dan PPK yang meninggal dunia di Kota Bandung.

"Kota Bandung itu sekarang tambah ada lima petugas yang meninggal, jadi ada yang pulang ke rumah ternyata sakit terus dibawa ke dokter ada yang berhari-hari di rumah sakit dan meninggal," ujar Suharti kepada Tribun Jabar di kantornya, Senin (29/4/2019).

Total petugas KPPS dan PPK di Kota Bandung yang meninggal dunia berjumlah 7 orang.

Suharti mengatakan petugas KPPS mempunyai beban kerja yang cukup berat, sehingga rentan kelelahan.

Suharti menambahkan, pada pagi hari tadi ia mendapatkan kabar duka seorang petugas bernama Aang Sudarman petugas TPS 66 di Kelurahan Babakan Sari, Kecamatan Kiaracondong meninggal dunia pada Senin pagi.

Halaman
12
Penulis: Syarif Pulloh Anwari
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved