UPDATE Kasus Gratifikasi Bupati Malang, KPK Minta Pengusaha Ini Dilarang ke Luar Negeri

Nama pengusaha asal Malang pemilik PT Anugrah Citra Abadi, Iwan Kurniawan, telah dilarang bepergian ke luar negeri untuk diperiksa sehubungan dengan k

ANTARA FOTO/Indrianto via Kompas.com
Bupati nonaktif Malang Rendra Kresna (kanan) memasuki gedung KPK untuk menjalani pemeriksaan di Jakarta, Jumat (8/2/2019). Rendra Kresna diperiksa terkait dugaan suap penyediaan sarana penunjang peningkatan mutu pendidikan pada Dinas Pendidikan Pemerintah Kabupaten Malang Tahun Anggaran 2011. 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA- Nama pengusaha asal Malang pemilik PT Anugrah Citra Abadi, Iwan Kurniawan, telah dilarang bepergian ke luar negeri untuk diperiksa sehubungan dengan kasus gratifikasi Bupati Malang nonaktif, Rendra Kresna.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengirimkan surat permohonan ke Direktorat Jenderal Imigrasi untuk memperpanjang masa larangan seseorang untuk berpergian ke luar negeri.

"Atas nama, Iwan Kurniawan, wiraswasta selaku pemilik PT Anugrah Citra Abadi tertanggal 18 April 2019. Perpanjangan pencegahan ke luar ini telah dilakukan selama 6 bulan terhitung sejak 18 April 2019," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah dalam keterangan tertulis, Minggu (28/4/2019).

Menurut Febri, pencegahan Iwan berpergian ke luar negeri untuk kepentingan penanganan kasus dugaan penerimaan gratifikasi oleh Bupati Malang Rendra Kresna.

"Karena yang bersangkutan dibutuhkan sejak dalam proses penyidikan ataupun dalam proses persidangan terkait penanganan perkara oleh KPK," kata dia.

Rendra Kresna pada awalnya terjerat dalam kasus dugaan suap terkait penyediaan sarana penunjang peningkatan mutu pendidikan di Dinas Pendidikan Kabupaten Malang Tahun Anggaran 2011.

Dalam kasus ini, KPK telah memeriksa 56 orang dari beragam unsur sebagai saksi untuk tersangka Rendra.

Rendra selaku Bupati Malang periode 2010-2015, diduga menerima suap terkait penyediaan sarana, terutama proyek pengadaan buku dan alat peraga pendidikan di Dinas Pendidikan Kabupaten Malang sebesar Rp 3,45 miliar.

Pemberian suap itu diduga berasal dari pihak swasta Ali Murtopo.

Jenderal Garang Ini Kini Brewokan Ditakuti Mafia, Pernah Gertak KPK dan Tuturnya Bikin Kegaduhan

Sepak Terjang Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman, Berawal dari Guru SMA hingga Jadi Tersangka KPK

Gratifikasi Bupati Malang

Halaman
12
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved