Longsor di Cimahi
Teman-teman Korban Mengaku Kaget Mendengar Irna Termasuk Korban Tewas Longsor di Cimahi
Sahabat korban longsor, Irna (14), yakni Safira (13) mengaku tak menyangka jika sahabat baiknya itu meninggal secepat itu.
Penulis: Muhamad Nandri Prilatama | Editor: Ravianto
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama
TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI - Longsor yang terjadi kemarin malam hingga merusak rumah milik Yono (55) warga Jalan Gombong Ciawitali, RT 4/19, Kelurahan Citeureup, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi, memakan korban jiwa.
Kekey (2) dan Irna (14) anak dari pasangan Andri dan Wijayanti tewas tertimbun reruntuhan rumah yang rusak diterjang longsor.
Rumah Yono tertimpa tembok penahan tanah (TPT) yang longsor dari ketinggian 30 meter dan panjang 45 meter.
Malam itu rumah Yono dihuni oleh delapan orang, di antaranya Yono (55), Wawa (52), Uci (17), Husen (35), Kania (6), Andri (30), terumasuk Kekey dan Irna.
Selain kedua korban meninggal, mereka semua hanya mengalami luka ringan.
Pantauan Tribun Jabar, rumah Yono luluh lantak dan hanya menyisakan puing-puing material bangunan.
Tampak pepohonan, seperti pisang, petai, hingga pohon rambutan ikut tumbang.
Di samping rumah Yono masih terlihat bangunan yang merupakan kontrakan namun sudah ditinggalkan penghuninya.
Sahabat korban longsor, Irna (14), yakni Safira (13) mengaku tak menyangka jika sahabat baiknya itu meninggal secepat itu.
Dia sangat terpukul dan kehilangan sahabat baiknya tersebut.
Kesedihan pun tampak dari wajah para temannya yang hadir ke tempat duka.
"Gak nyangka banget dan sedih. Irna itu teman waktu kelas 5 SD. Sering main, jajan, dan jail bareng," ujar Safira bersama teman-temannya yang ikut melayat, Septy (13), dan Keisya (14).
"Pas denger berita kalau Irna tertimpa longsor kaget karena memang kami sudah lama tak berkomunikasi."(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/longsor-di-rumah-yono.jpg)