Artis-artis Beken dan Keluarga Cendana Gagal Kuasai Senayan, Partai Berkarya Cuma Dapat 2,15 Persen

Ketua Umum Partai Berkarya Hutomo Mandala Putra atau dikenal Tommy Soeharto gagal meraih kursi di Pemilu 2019.

Penulis: Kisdiantoro | Editor: Kisdiantoro
Kolase Tribunnews dan Tabloid Nova
Sultan Djorgi, Annisa Trihapsari, Raslina Rasidin, dan Tommy Soeharto 

Ketua Umum Partai Berkaya Hutomo Mandala Putra atau yang akrab disapa Tommy Soeharto mempertanyakan hasil beberapa lembaga survei yang menyatakan partainya menjadi salah satu dari tujuh partai yang diprediksi tidak lolos ambang batas parlemen 2019.

"Saya kira perlu dipertanyakan surveinya gimana karena saya melihat berbeda jauh dengan fakta di lapangan," kata Tommy Soeharto saat menghadiri acara Berkarya Ekspo di GOR Satria, Purwokerto, Jateng, Jumat (22/3/2019).

"Orang selama lima tahun terakhir ini, apa sukses pemerintahan ini? Apa sukses pengelolaan negara ini? Coba tanyakan kepada rakyat yang betul-betul ikhlas dan tulus jawabannya," lanjut Tommy Soeharto.

Ahmad Dhani Tulis Catatan Panjang, Respons Tuhan Angkat Derajat, Sebut Jokowi Cuma Boneka

Adapun Tommy Soeharto justru mempertanyakan hasil survei partai-partai pendukung pemerintah.

"Kalau memang (jawaban dari rakyat) tidak sukses, bagaimana (bisa) partai-partai yang memimpin sekarang malah meningkat suaranya? Kok bisa-bisanya? Itu kan yang nyuruh survei ya mereka itu," ujar Tommy Soeharto.

Dia mengaku optimistis partai yang dipimpinnya dapat lolos ke parlemen. Dia menargetkan setiap daerah pemilihan (dapil) dapat menempatkan satu kursi di Senayan.

Menang Prabowo Itu Nyata Ada, Kini Viral Media Sosial, Hidup Damai di Bondowoso Jawa Timur

"Satu dapil, satu kursi. Kami masih optimistis bisa dicapai, mudah-mudahan lebih. Untuk DPRD kabupaten/kota tergantung dari pada caleg daerah masing-masing, harapannya kalau DPR RI bisa, harusnya kabupaten/kota juga bisa," kata Tommy Soeharto.

Salah satu strategi yang diusung untuk merebut suara rakyat adalah dengan program-program untuk meningkatkan ekonomi kerakyatan, antara lain di sektor pertanian, peternakan dan ekonomi pedesaan.

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved