Kamtibmas
Polda Jabar Buru Penyebar Video Hoaks Tawuran Ormas
Kapolda Jabar menginstruksikan tim siber crime untuk menyelidiki siapa penyebar video hoaks tawuran ormas di Kota Bandung.
Penulis: Mumu Mujahidin | Editor: Oktora Veriawan
BANDUNG, TRIBUN - Kapolda Jabar, Irjen Pol Agung Budi Maryoto, mengatakan kerusuhan di salah satu markas ormas yang berada di Jalan Braga, kemudian berlanjut di Jalan Astana Anyar, memang dipicu oleh kesalahpahaman antaranggota ormas.
"Oh sudah (didamaikan). Perselisihan itu akibat debt collector kendaraan bermotor. Semua sudah diselesaikan dan sudah tuntas semua," kata dia seusai menyerahkan santunan kepada keluarga anggota Polri yang meninggal dunia dalam pelaksanaan tugas pengamanan pemilu 2019, Aipda (Anumerta) M Saepudin, anggota Binmas Desa Cilengkrang Polsek Cileunyi, di Gedung Sabilulungan Polres Bandung, Soreang, Kamis (25/4).
Kondisi Kota Bandung memang sempat mencekam pada Rabu malam kemarin. Apalagi beredar video tawuran antarormas di media sosial. Kapolda memastikan video bentrokan yang beredar yang menyebutkan lokasi tawuran di kawasan Braga merupakan hoaks.
Polda Jabar, kata dia, sudah menurunkan tim cyber crime untuk mengungkap identitas penyebar video hoaks bentrokan ormas tersebut. "Rabu malam memang tidak ada apa-apa. Itu kejadian di Magelang beberapa waktu lalu, tapi diedit pakai narasi Bahasa Sunda. Sekarang saya sudah suruh cari kalau ada unsur pidananya kami akan proses hukum," ujar Kapolda.
"Cyber crime tengah melakukan patroli siber untuk mencari lokasi penyebar video itu. Jika lokasi penyebarnya ada di wilayah Jawa Barat, tentu akan ditangkap dan diproses hukum," kata dia.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/kapolda-jabar-di-cimahi.jpg)