Penjual Kopi Keliling Ini Gagal Lolos jadi Anggota Dewan, Kembali ke Kehidupan Nyata

Eha Soleha (44) harus mengubur mimpinya untuk menjadi anggota DPRD Kota Cilegon. Penjual kopi keliling ini hanya meraup 39 suara

Penjual Kopi Keliling Ini Gagal Lolos jadi Anggota Dewan, Kembali ke Kehidupan Nyata
(KOMPAS.com/ACEP NAZMUDIN)
Eha Soleha (44) Penjual Kopi Keliling yang maju sebagai calon anggota DPRD saat ditemui di kontrakannya di Lingkungan Periuk, Kota Cilegon, Kamis (4/4/2019) 

TRIBUNJABAR.ID - Eha Soleha (44) harus mengubur mimpinya untuk menjadi anggota DPRD Kota Cilegon. Penjual kopi keliling ini hanya meraup 39 suara di Kecamatan Cibeber yang menjadi daerah pemilihannya.

Walaupun penghitungan suara di dapilnya di Kecamatan Cibebe belum direkapitulasi, Eha sudah pasrah karena perolehan suaranya kecil.

"Setiap kelurahan paling hanya 5 atau 7 suara. Rata-rata di bawa 10," kata Eha, Jumat (26/4/2019).

Eha mengaku berlapang dada menerima hasil ini. Kendati tidak sesuai ekspektasi, ia sadar jika dalam kompetisi ada yang menang dan kalah.

Apalagi ini adalah pengalaman pertamanya terjun ke politik. Setelah tahu tidak lolos menjadi anggota DPRD, Eha mengaku akan kembali ke rutinitas lamanya yakni berjualan kopi keliling di Pasar Induk Kranggot, Kota Cilegon.

"Balik lagi berjualan kopi, karena itu sumber rejeki saya untuk menghidupi keluarga. Saya tidak malu, biarlah orang-orang tahu jika Eha calon anggota DPRD yang berjualan kopi," kata Eha.

Saat ditanya apakah 2024 nanti akan mencalonkan lagi, Eha mengaku masih belum tahu. Saat ini ia masih akan fokus ke penghitungan suara dan berjualan kopi lagi.

Rizal Ramli : Ngapain Jokowi jadi Presiden Lagi jika Tidak Ada Strategi dan Inovasi Baru Ekonomi

"Semua ada hikmahnya. Punya banyak kenalan baru dan saya sekarang punya banyak ilmu soal politik," katanya.

Saat ditemui awal April 2019 di kediamannya di Lingkungan Periuk, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon, Eha sempat mengaku optimistis bisa lolos karena banyak pihak yang mendukungnya.

"Saya punya catatan, sudah ada ratusan warga yang sudah saya kunjungi dan bersedia memilih saya 17 April nanti," kata Eha, pada 4 April 2019.

Jika caleg lain yang memasang banyak baliho atau spanduk, Eha lebih memilih berkampanye dengan cara door to door. Hal itu dilakukan karena Eha tidak punya modal untuk sosialisasi.

Selain itu, ia menjadi caleg juga bukan kemauan sendiri, melainkan atas pinangan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Cilegon yang melihat potensi yang dimiliki Eha.

UPDATE Real Count KPU Jokowi-Maruf Amin vs Prabowo-Sandi hingga Jumat (26/4/2019) Pukul 09.00 WIB

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Raih 39 Suara, Eha Gagal Jadi Aggota Dewan dan Kembali Jualan Kopi Keliling"

Editor: Ichsan
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved