Dinilai Belum Optimal, Pemerintah Siap Luncurkan Masterplan Ekonomi Syariah

Indonesia sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia belum dapat berperan secara optimal dalam memenuhi permintaan produk

Penulis: Siti Fatimah | Editor: Ichsan
Tribunjabar/Siti Fatimah
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Prof Bambang P S Brodjonegoro 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Siti Fatimah

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Indonesia sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia belum dapat berperan secara optimal dalam memenuhi permintaan produk dan jasa halal seperti makanan halal, pariwisata halal, fesyen muslim, rekreasi, dan travel halal termasuk farmasi dan kosmetik halal.

Karena itulah, Presiden RI memberi arahan untuk menyusun Masterplan Ekonomi Syariah Indonesia 2019-2024 (MEKSI) untuk menjawab tantangan tersebut sekaligus menjadi peta jalan dalam mengembangkan ekonomi syariah di Indonesia sehingga dapat mendukung pengembangan ekonomi nasional.

"Sebagai negara dengan populasi muslim terbanyak, Indonesia menjadi konsumen terbesar produk halal pada pasar internasional. Namun sumbangsih kita dalam memproduksi produk halal dunia masih belum optimal," kata Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Prof Bambang P S Brodjonegoro pada acara Indonesia Islamic Economy Festival 2019 "Gaya Hidup Halal di era Milenial" yang digelar Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS) di Trans Luxury Bandung, Jumat (26/4/2019).

Tak Bisa Melintas, Warga Keluhkan Keberadaan PKL di Trotoar Alun-alun Cicalengka

Untuk mendukung pengembangan ekonomi syariah melalui industri halal, menurutnya Indonesia diharapkan mampu memaksimalkan kearifan lokal dalam menangkap peluang global. Karena itu, guna mencapai target ekonomi syariah pada tataran domestik perlu adanya peningkatan skala usaha, kemandirian, dan kesejahteraan. Sedangkan pada tingkat internasional perlu peningkatan pada peringkat Global Islamic Economy Indicator (GIEI).

Agar target pengembangan ekonomi syariah bisa terlaksana, Presiden RI memberi arahan untuk menyusun Masterplan Ekonomi Syariah Indonesia 2019-2024 (MEKSI). Masterplan yang akan diluncurkan pada 14 Mei 2019 mendatang ini akan merekomendasikan 4 Startegi Utama yakni pengutan rantai nilai halal, penguatan sektor keuangan syariah, penguatan usaha UMKM, dan pemanfaatan serta penguatan platform ekonomi digital.

Pernikahan Penghayat Kepercayaan Akhirnya Dicatat Negara, Intip Yuk Prosesi Pernikahan Mereka

Sumber: Tribun Jabar
Berita Populer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved