Belum Setengah Tahun Dibangun, Trotoar Jalan Raya Bandung-Garut Kembali Rusak

Trotoar yang berada di Jalan Raya Bandung-Garut, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, yang dibangun pada akhir tahun 2018 ini terlihat kembali rusa

Belum Setengah Tahun Dibangun, Trotoar Jalan Raya Bandung-Garut Kembali Rusak
Tribun Jabar/Hakim Baihaqi
Trotoar yang berada di Jalan Raya Bandung-Garut, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, yang dibangun pada akhir tahun 2018 ini terlihat kembali mengalami kerusakan. 

Laporan wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Trotoar yang berada di Jalan Raya Bandung-Garut, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, yang dibangun pada akhir tahun 2018 ini terlihat kembali rusak.

Fasilitas untuk pejalan kaki yang dilapisi oleh paving blok ini, tampak bergelombang di sejumlah titik, kerusakan terlihat di sepanjang jalan mulai dari Desa Nanjungmekar hingga Desa Linggar.

Akibat kerusakan tersebut, pejalan kaki yang tengah melintas di atas trotoar, berusaha menghindari titik kerusakan dan beberapa pejalan kaki memilih berjalan di bahu Jalan Raya Bandung-Garut.

Selain itu, puluhan kotak berukuran 30x30 sentimeter yang berada di trotoar pun disimpan secara sembarang dan beberapa di antaranya menjadi tempat pembuangan sampah oleh warga sekitar.

Trotoar yang berada di Jalan Raya Bandung-Garut, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, yang dibangun pada akhir tahun 2018 ini terlihat kembali mengalami kerusakan.
Trotoar yang berada di Jalan Raya Bandung-Garut, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, yang dibangun pada akhir tahun 2018 ini terlihat kembali mengalami kerusakan. (Tribun Jabar/Hakim Baihaqi)

Keracunan Cokelat Mermaid, Satu Bocah di Pekalongan Tewas, Temannya Dirawat di Rumah Sakit

Sisi trotoar jalan yang dicat berwarna hitam putih pun, mengalami keretakan dan rumput-rumput terlihat pula tumbuh subur di bagian sisi trotoar.

Warga sekitar, Rahmat Suryadi (45), mengatakan trotoar tersebut sudah rusak untuk kedua kalinya pada 2019 dan diperbaiki secara swadaya oleh masyarakat sekitar.

"Yang pertama, rusak di bulan Januari, terus diperbaiki. Tapi pada April awal kembali rusak, sama dengan pertama rusaknya," kata Rahmat di Jalan Raya Bandung-Garut, Kabupaten Bandung, Jumat (26/4/2019).

Selain mengalami kerusakan, kata Rahmat, trotoar selebar dua meter ini pun ditempati oleh para pedagang kaki lima (PKL) untuk berjualan, sehingga menganggu kenyamanan pejalan kaki.

"Trotoar kalau tidak rusak dan tidak ada PKL pasti sangat nyaman untuk berjalan kaki," katanya.

Diberitakan sebelumnya, pembangunan trotoar di sekitar kawasan industri Rancaekek, bersamaaan dengan proyek perbaikan saluran drainase pencegah banjir, dilakukan oleh pemerintah pusat, proyek diketahui telah rampung pada Desember 2018.

Tak Bisa Melintas, Warga Keluhkan Keberadaan PKL di Trotoar Alun-alun Cicalengka

Trotoar Jalan Stasiun Timur Kota Bandung Rusak Parah, Sudah Lama Dibiarkan

Penulis: Hakim Baihaqi
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved