Seks Menyimpang di Garut

19 Bocah di Garut Lakukan Seks Sesama Jenis, Mengapa Bisa Terjadi? Ini Fakta dan Penjelasan Psikolog

Kasus asusila ini terbongkar setelah salah satu korban yang juga pelaku mengakui perbuatannya kepada orang tuanya.

19 Bocah di Garut Lakukan Seks Sesama Jenis, Mengapa Bisa Terjadi? Ini Fakta dan Penjelasan Psikolog
shutterstock
Pesta seks anak-anak. 

2. Pelaku Seks Menyimpang Sesama Teman

Pelaku perilaku seks menyimpang anak-anak di Garut ternyata memiliki riwayat pernah menjadi korban seks menyimpang atau sodomi.

"Setelah jadi korban, lalu ada yang jadi pelaku juga. Jadi seperti menular," ujar Kasatreskrim Polres Garut, AKP Maradona Armin Mappaseng.

3. Melakukan Seks Menyimpang Setelah Menonton Video Porno

Dari keterangan para korban dan pelaku, mereka melakukan aksinya setelah menonton video porno.

Video tersebut dimiliki salah seorang anak berusia 13 tahun di handphone-nya.

Film porno itu, tambahnya, didapat dari sebuah situs.

 Pelaku Seks Menyimpang di Garut, Anak Usia 8 hingga 13 Tahun, Setelah jadi Korban lalu Jadi Pelaku

4. Kegiatan Seks Menyimpang Dilakukan di Toilet

Aktivitas seks menyimpang itu tak hanya dilakukan di rumah. 
Namun juga di toilet dan lapangan sepak bola.

"Soal link situsnya tahu dari mana kami juga belum tahu. Dari satu anak terus menyebar ke anak lain. Bukan hanya jadi korban, tapi juga turut jadi pelaku," ucapnya.

Halaman
1234
Penulis: Firman Wijaksana
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved