Beralasan Ada Kegiatan di Bandung, Menag Tak Penuhi Panggilan, KPK Jadwal Ulang Terkait Kasus Rommy

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan ulang pemeriksaan terhadap Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin.

Beralasan Ada Kegiatan di Bandung, Menag Tak Penuhi Panggilan, KPK Jadwal Ulang Terkait Kasus Rommy
Tribunnews.com/ Rina Ayu
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin saat ditemui usai meluncurkan 'Program Kemaslahatan BPKH' di di Kantor Kementerian Agama, MH.Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (19/10/2018). 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan ulang pemeriksaan terhadap Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin.

Lukman tak memenuhi panggilan pemeriksaan KPK, Rabu (24/4/2019).

Berdasarkan jadwal pemeriksaan hari Rabu, dikutip dari Kompas.com, Lukman rencananya diperiksa sebagai saksi untuk kasus dugaan suap terkait seleksi jabatan di Kemenag Jawa Timur.

Ia rencananya diperiksa untuk tersangka mantan Ketua Umum PPP Romahurmuziy yang akrab disapa Rommy.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah berharap Lukman bisa memenuhi panggilan pemeriksaan berikutnya.

"Kami harap ketika waktu penjadwalan ulang ini, bisa datang memenuhi panggilan. Karena saat ini seharusnya panggilannya kan hari ini (Rabu) tapi kemudian karena ada tugas lain dijadwalkan ulang. Jadi kami harap nanti dijadwal tersebut yang bersangkutan bisa datang," kata Febri di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu malam.

Sidang Perdana Praperadilan Romahurmuziy Ditunda, KPK Minta 3 Minggu, Pengacara Rommy Minta Cepat

Meski demikian, Febri belum menjelaskan secara spesifik, kapan Lukman akan dipanggil kembali.

Sebab, penjadwalan ulang bergantung pada kebutuhan penyidik.

"Karena penyidik sudah menyusun rencana kerja, menyusun jadwal untuk pemeriksaan saksi-saksi tersebut jadi nanti akan dilihat penjadwalan ulangnya kapan. Tapi tentu tidak akan terlalu lama ya dalam waktu cepat kami akan melakukan penjadwalan ulang kembali," kata Febri.

Lukman berhalangan hadir karena sedang memberikan pengarahan pelaksanaan haji tahun 2019 di Bandung.

Halaman
1234
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved