Belasan Anak-anak di Garut Kecanduan Seks, Hasil Penelitian: Sering Nonton Film Porno Otak Menyusut

Gara-gara video porno, belasan anak di bawah umur di Kabupaten Garut kecanduan melakukan seks menyimpang. Terbongkar setelah korban mengaku.

Belasan Anak-anak di Garut Kecanduan Seks, Hasil Penelitian: Sering Nonton Film Porno Otak Menyusut
DOKUMENTASI TRIBUN MANADO
Ilustrasi. Belasan anak-anak di Garut kecanduan melakukan seks menyimpang setelah melihat video porno. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Gara-gara video porno, belasan anak di bawah umur di Kabupaten Garut kecanduan melakukan seks menyimpang.

Sebanyak 19 anak-anak itu melakukan seks menyimpang sodomi dengan sesama teman.

Tindankan anak-anak melakukan seks menyimpang sodomi itu terbongkar setelah ada pengakuan dari orangtua dan korban.

Apa dampak negtif dari keseringan menonton video porno?

Banyak pendapat, menonton film atau video porno dapat mengeksplorasi fantasi seksual pria maupun wanita.

Sejumlah pria beralasan, menonton film porno dapat mendorong rangsangan seksual untuk meningkatkan hubungan intim dengan sang istri.

Tetapi sebuah penelitian mengungkapkan, bahwa menonton video porno dapat berdampak buruk bagi kesehatan otak.

19 Anak Lelaki di Garut Lakukan Seks Menyimpang, Gara-gara Sering Nonton Video Porno di Handphone

Dikutip dari laman kompas.com, para peneliti di Jerman menemukan, terlalu sering atau secara teratur menonton film atau video porno dapat membuat volume otak di daerah striatum mengalami penyusutan.

Striatum merupakan daerah di otak yang berkaitan dengan motivasi.

Ketika menonton film porno, produksi dopamin akan meningkat sehingga membuat suasana hati bahagia. Akan tetapi, jika terlalu sering justru dapat menurunkan sensitifitas otak terhadap rangsangan seksual.

Halaman
123
Penulis: Firman Wijaksana
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved