Proyek Tol Cisumdawu Terhambat Pembebasan Lahan

Kasatker Proyek Tol Cisumdawu Yusrizal Kurniawan mengatakan, hambatan utama yang dihadapi proyek itu adalah pembebasan lahan.

Proyek Tol Cisumdawu Terhambat Pembebasan Lahan
Tribunjabar/Seli Andina Miranti
Terowongan Tol Cisumdawu 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Seli Andina

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG- Proyek Tol Cileunyi - Sumedang - Dawuan ( Tol Cisumdawu ) tidak berjalan tanpa hambatan.

Ada saja permasalahan yang membuat penyelesaian jalanTol Cisumdawu yang digadang-gadang menjadi akses utama menuju Bandara Kertajati tersebut tidak dapat dilakukan dengan cepat.

Padahal, setiap hari, termasuk hari ini, Rabu (24/4/2019), para pekerja terus bekerja menyelesaikan tugasnya sejak pagi hingga sore hari.

Kasatker Proyek Tol Cisumdawu Yusrizal Kurniawan (40) ketika ditemui Tribun Jabar di kawasan proyek Terowongan Tol Cisumdawu, mengatakan, hambatan utama yang dihadapi proyek tersebut adalah pembebasan lahan.

"Pembebasan masih berproses namun karena medan dari Cisumdawu ini sendiri, bila pembebasan belum secara keseluruhan, konstruksi tidak dapat dilakukan," ujar Yusrizal Kurniawan.

Ini Titik-titik Jalan Tol Cisumdawu yang Bisa Dipakai Mudik pada Lebaran Tahun Ini

Sumedang Akan Bangun Kawasan Wisata di Sekitar Pintu Keluar Tol Cisumdawu

Medan pengerjaan proyek Tol Cisumdawu, imbuh Yusrizal Kurniawan, terdiri dari bukit dan lembah, medannya tidak datar.

Untuk medan naik turun seperti ini, lanjutnya, perlu dibuat sloof atau daerah kemiringan untuk faktor keamanan.

Untuk membuat sloof, konstruksi hanya dapat dilakukan bila tanah sudah dilakukan pembebasan seluruhnya.

"Walau sebagian besar sudah bebas tapi ada beberapa spot lahan yang belum bebas sehingga cukup signifikan dalam mempengaruhi progres," ujarnya.

Penulis: Seli Andina Miranti
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved