Disperindag KBB Jamin Komoditas Aman, Tak Ada Gejolak Harga Saat Ramadan dan Hari Raya

Menjelang Ramadan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Bandung Barat memastikan harga-harga berbagai komoditas masih stabil dan normal, Rabu (24/4/2019

Disperindag KBB Jamin Komoditas Aman, Tak Ada Gejolak Harga Saat Ramadan dan Hari Raya
Tribunjabar/Nandri Prilatama
Kepala Disperindag KBB, Maman Sulaeman menunjukan gambar rencana revitalisasi Pasar Tagogapu 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.ID, NGAMPRAH- Menjelang Ramadan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Bandung Barat memastikan harga-harga berbagai komoditas masih stabil dan normal, Rabu (24/4/2019). 

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bandung Barat, Maman Sulaeman, mengatakan tak ada gejolak harga-harga untuk 14 hari ke depan di beberapa pasar.

Pihaknya, kata Maman selama tiga hari telah melakukan pemantauan harga di sejumlah pasar dan tak ada kenaikan harga yang signifikan.

Untuk komoditas daging ayam boiler, Maman Sulaeman menyebut per 24 April di Cililin Rp 31 ribu per kilogram, sedangkan di Tagog Apu Padalarang Rp 28 ribu per kilogram, sedangkan daging sapi Rp 110 ribu per kilogram.

"Biasanya siklus kenaikan terjadi ketika mendekati Ramadan dan hari raya, karena harga-harga sebenarnya suka dinamis kenaikannya," ujar Maman Sulaeman di kantornya, Rabu (24/4/2019).

Berdasarkan data yang dimiliki Disperindag KBB, komoditas lainnya semisal cabai kriting mulai 1 April hingga 7 April Rp 20 ribu per kilogram dan pada 24 April terjadi kenaikan menjadi Rp 24 ribu per kilogram di Cililin, sedangkan di Batujajar Rp 21 ribu per kilogram.

Jelang Ramadhan, Harga Daging Ayam Sudah Naik, Pedagang dan Pembeli di Cimahi Tak Heran Lagi

Bupati Bandung Barat Siap Lakukan Mutasi Besar-besaran, Harapannya Diumumkan Saat Ramadan

"Kami pastikan stok atau ketersediaan komoditas aman selama Ramadan sampai hari raya, sekaligus terus lakukan pemantauan," katanya.

Adapun komoditas bawang merah dan bawang putih, Maman menyebut adanya kenaikan dari 1 April seharga Rp 40 ribu per kilogram (putih) dan Rp 48 ribu (merah) menjadi Rp 45 ribu (putih) dan Rp 53 ribu (merah) per kilogramnya. 

"Harga itu masih normal jika dibandingkan kabupaten lain seperti Bogor," ucapnya.

Ketika disinggung terkait komoditas yang akan alami kenaikan pada Ramadan nanti, Maman mengakui akan terjadi pada komoditas ayam kampung dan jengkol. Saat ini berdasarkan data Disperindag KBB, harga ayam kampung Rp 46 ribu.

Sebelumnya, harga ayam kampung alami kenaikan mencapai Rp 75 ribu per kilogram pada 5 April.

"Kalau harga jengkol sekarang masih Rp 40 ribu bahkan melampaui harga daging ayam boiler, karena memang jengkol pasokannya sedikit jarang. Yang jelas kami akan jamin tak ada kenaikan yang tinggi nanti dan kami terus koordinasi bersama Satgas pangan yang diketuai oleh Kapolres sekaligus terus meminta informasi ke UPTD yang ada di KBB, seperti Batujajar, Padalarang, dan Lembang," katanya. (*)
 

Penulis: Muhamad Nandri Prilatama
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved