Kerap Macet, Sekitar Jalan Baros Kota Cimahi Bakal Dilebarkan

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Cimahi dalam waktu dekat bakal melakukan pelebaran radius tikung di Jalan Baros Kota Cimahi

Kerap Macet, Sekitar Jalan Baros Kota Cimahi Bakal Dilebarkan
Tribunjabar/Hilman Kamaludin
Kondisi Jalan Baros yang akan dilakukan pelebaran. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Cimahi dalam waktu dekat bakal melakukan pelebaran radius tikung di Jalan Baros Kota Cimahi, tepatnya di depan Sub-Detasemen Zeni dan Bangunan (Subdenzibang) Kodam III/Siliwangi.

Rencana tersebut dilakukan untuk memperlancar arus lalu lintas karena akibat radius tikung yang terlalu sempit arus lalu lintas di sekitar jalan tersebut kerap mengalami kemacetan.

Kepala Bidang Bina Marga, PUPR Kota Cimahi, Wilman Sugiansyah, mengatakan, rencana pelebaran radius tikung tersebut bakal menambah lebar jalan sepanjang 2 meter dari kondisi semula dan panjangnya 45 meter dari batas SPBU hingga sebelum Pos Polisi.

"Untuk pelebaran jalan sesuai kajian Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cimahi. Terutama untuk memperlancar arus transportasi dari akses tol Baros Jalan HMS Mintaredja ke Kota Cimahi dan sebaliknya," ujar Wilman saat ditemui di Kompleks Perkantoran Pemkot Cimahi, Selasa (23/4/2019).

Lahan yang bakal dipakai untuk pelebaran jalan tersebut, kata dia, milik Subdenzibang Kodam III Siliwangi kemudian dilakukan pembongkaran bangunan sejak Maret 2019 karena asalnya berdiri deretan kios pedagang.

Pemkab Bandung Siap Gelar Operasi Pasar Jika Harga Bahan Pokok Naik Menjelang Puasa dan Lebaran

"Dari subdenzibang sudah membongkar bangunan eksisting. Mudah-mudahan sebelum lebaran sudah mulai dikerjakan dan natinya yang biasa satu lajur bisa jadi dua lajur karena ditambah trotoar mundur juga selebar satu meter," ucapnya.

Dalam melakukan pelebaran jalan tersebut, pihaknya bakal melakukan koordinasi dengan PLN dan Telkom karena terdapat tiang listrik milik PLN, sehingga perlu melakukan koordinasi terlebih dahulu.

Sedangkan untuk anggaran pelebaran jalan tersebut, lanjut Wilman, dibutuhkan dana sekitar Rp 200 juta dan pihaknya berharap mendapat bantuan dari Pemprov Jabar.

"Selain pelebaran jalan, dana itu akan dibutuhkan untuk overlay aspal di badan jalan yang dua jalur," katanya.

Begini Bocoran Sistem Penerimaan SMA Tahun Ini, Prediksi untuk SMK Tak Ada Zonasi

Kapala Bidang Lalu Lintas, Dishub Kota Cimahi Endang mengatakan, dalam renacana pelebaran jalan tersebut memang pihaknya yang melakukan pengajuan, sehingga pihaknya juga yang akan melakukan kajian.

"Itu dilakukan karena radius tikungnya masih agak sempit jadi perlu dilebarkan lagi biar tidak terjadi perlambatan arus lalu lintas," katanya.

Ia mengatakan, kepadatan kendaraan biasanya berlangsung pada jam sibuk dan titik kemacetannya ada di depan Pusdik Armed, sehingga dengan pelebaran jalan tersebut bisa berdampak terhadap kelancaran arus lalu lintas.

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved