Harga Bawang Putih dan Merah di Kota Cimahi Mengalami Kenaikan

Menjelang Ramadan, harga sejumlah komoditas pangan seperti bawah putih dan bawah merah di Pasar Atas Baru (PAB) Kota Cimahi mulai mengalami kenaikan.

Harga Bawang Putih dan Merah di Kota Cimahi Mengalami Kenaikan
Tribun Jabar/Hilman Kamaludin
Bawang merah yang dijual di Pasar Atas Baru Cimahi, Selasa (23/4/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI - Menjelang Ramadan, harga sejumlah komoditas pangan seperti bawah putih dan bawah merah di Pasar Atas Baru (PAB) Kota Cimahi mulai mengalami kenaikan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari sejumlah pedang, sejak sepekan terakhir harga bawang putih sudah mencapai Rp 50 ribu per kilogram, padahal sebelumnya harga bawang tersebut harganya hanya mencapai Rp 40 ribu.

Sedangkan harga bawang merah yang asalnya Rp 35 per ribu per kilogram, saat ini harganya sudah mulai naik menjadi Rp 40 ribu per kilogram.

Pedagang sayuran, Nana (65) mengatakan, kenaikan harga bawang merah jelang Ramadhan tahun ini dikarenakan faktor cuaca yang menyebabkan gagal panen, sehingga para petani terpaksa harus menaikan harga untuk menjaga kualitas bawang.

"Kalau bawang putih penyebab naiknya.dikarenakan adanya faktor kebijakan impor bawang putih yang belum lama ini dilakukan pemerintah," ujarnya saat ditemui di Pasar Atas Baru Cimahi, Selasa (23/4/2019).

Harga Cabai di Purwakarta Makin Pedas, Kenaikan Harga Capai Rp 40 Ribu

Seperti diketahui, Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI menerbitkan izin impor 100 ton bawang putih kepada 7 perusahaan tepatnya setelah pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) Serentak 2019 pada 17 April lalu.

"Jadi menurut saya, kebijakan impor itu berdampak pada kenaikan harga bawang putih, beberapa hari menjelang bulan ramadhan ini," katanya.

Atas hal tersebut, kata dia, dengan adanya kenaikan harga bawang itu, saat ini setiap konsumen sudah mengurangi jumlah pembeliannya dan otomatis penghasilan pedagang pun akan berkurang.

Jelang Ramadan, Pengunjung Pasar Pagi Cirebon Khawatir Harga Bahan Pokok Meningkat Tajam

"Pembeli sudah tahu ada kenaikan harga, jadi mengurangi jumlahnya. Biasanya membeli satu kilogram, sekarang kebanyakan hanya membeli setengah kilogram," ucap Nana.

Imas Marwati (45), pembeli bawang yang membuka warung di daerah Cibabat, mengaku sudah mengetahui kenaikan harga bawang tersebut sejak empat hari terakhir.

"Jadi saya membeli bawang di pasar jumlahnya jadi sedikit karena konsumen di warung saya juga membelinya dengan jumlah yang sedikit atau dikurangi," katanya.

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved