Adu Mulut dengan Petugas Maskapai Lion Air, Penumpang Ini Ketinggalan Pesawat, Ini Penyebabnya

Dampak dari perdebatan tersebut, keluarga Ariesa Sinaga yang berjumlah enam orang harus ketinggalan pesawat.

Adu Mulut dengan Petugas Maskapai Lion Air, Penumpang Ini Ketinggalan Pesawat, Ini Penyebabnya
Istimewa
Enam lembar kertas "checkin" yang dibagikan Ariesa Sinaga kepada Tribun Jabar. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar Daniel Andreand Damanik

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Ariesa Sinaga, bersama dua orang anaknya yang masih berusia di bawah 7 tahun, seorang suami, dan dua anggota keluarganya, berlibur ke Kota Bandung dan hendak pulang ke Sumatera Utara melalui Bandara Husein Sastranegara Bandung, Selasa (23/4/2019).

Melalui sambungan telepon kepada Tribun Jabar, Ariesa Sinaga mengatakan, dia bersama lima anggota keluarganya telah membeli tiket pesawat Lion Air dari Bandung menuju Kualanamu Medan.

Sesuai jadwal, penerbangan dijadwalkan pukul 10.15 WIB (23/4/2019).

119 Anggota KPPS Meninggal Karena Kecelakaan dan Kelelahan, 584 Lainnya Dilaporkan Sakit

"Kami semua membeli tiket, anak saya saja yang masih balita, saya beli tiket "full" ," kata Ariesa Sinaga kepada Tribun Jabar (23/4/2019).

Ariesa mengatakan, pihak Lion Air mempermasalahkan barang bawaannya dikatakan tidak sesuai prosedur. Pasalnya, lebih dari tujuh item barang yang akan dibawanya ke dalam pesawat (cabin), sementara jumlah penumpang hanya enam.

"Tadi sepupuku yang bawa barangnya anakku, kan anakku masih kecil, belum bisa membawa barang sendiri, itulah yang dipermasalahkan pihak Lion Air, katanya satu orang satu barang yang tidak melebihi 7 kilogram. Situasinya kan itu barang anak saya, makanya pamannya membawa lebih dari satu barang, anak saya tidak sanggup membawa," kata Ariesa Sinaga.

Ariesa mengatakan, Ia telah membuang beberapa bungkusan kecil roti agar jumlah item yang dibawa menjadi 6 item. Namun, Ia mengatakan bahwa pihak Lion Air masih mempermasalahkan dengan penegasan satu orang satu barang.

Dreezel Coffee Tawarkan Ngopi Unik, Pelanggan Bisa Bereksperimen Sesuai Selera

Dampak dari perdebatan tersebut, keluarga Ariesa Sinaga yang berjumlah enam orang harus ketinggalan pesawat dan harus membeli tiket baru yang rencananya terbang pada pukul 16.30 WIB pada hari yang sama. Ariesa mengatakan tidak ada permintaan maaf dari pihak Lion Air.

Novi, seorang petugas Lion Air yang ditemui Tribun Jabar di Pusat Layanan Pelanggan Bandara Husein Sastranegara Bandung (23/4/2019), mengatakan bahwa benar tadi ada permasalahan terkait barang bawaan keluarga Ariesa.

Halaman
12
Penulis: Daniel Andreand Damanik
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved