Breaking News:

Tak Ada Komputer, Siswa SMP Negeri 2 Sukaraja Tasikmalaya Masih Harus Ujian Pakai Kertas dan Pensil

Belum adanya komputer menjadikan sebanyak 108 siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Sukaraja Kabupaten Tasikmalaya harus melaksanakan UNKP

Penulis: Isep Heri Herdiansah | Editor: Dedy Herdiana
Tribun Jabar/Isep Heri
Suasana pelaksanaan Ujian Nasional Kertas dan Pensil (UNKP) di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Sukaraja, Kabupaten Tasikmalaya, Senin (22/4/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Isep Heri

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Belum adanya komputer menjadikan sebanyak 108 siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Sukaraja Kabupaten Tasikmalaya harus melaksanakan Ujian Nasional Kertas dan Pensil (UNKP), Senin (22/4/2019).

Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Sukaraja, Iis Rais, mengatakan meski ada keharusan untuk menggelar Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), namun pihaknya tidak bisa berbuat banyak karena keterbatasan.

"Seharusnya, ujian Nasional di SMP Negeri 2 Sukaraja ini sudah berbasis komputer, tidak dengan manual lagi. Namun apalah daya terkendala dengan kemampuan yang tak bisa menyediakan sarana dan prasarana seperti Komputer dan perlengkapannya," kata Iis Rais saat ditemui di sekolah yang berada di Desa Mekarjaya Kecamatan Sukaraja Kabupaten Tasikmalaya itu.

Masih Ada SMP di Kota Tasikmalaya yang Belum Bisa Gelar UNBK Mandiri, Begini Kata Pemkot

Dikatakan Iis Rais bahwa instruksi menggelar UNBK bisa saja dipaksakan dengan menyuruh anak didik membawa laptop masing-masing.

Namun hal itu berat jika diterapkan di sekolahnya, mengingat kondisi ekonomi anak didik yang mayoritas dari kalangan menengah bawah.

"Kami tidak ingin membebankan orang tua murid. Jika melihat geografis 70 persen lebih pekerja buruh tani, itu ian harus jadi pertimbangan semua pihak," tuturnya.

Dia berharap di tahun depan di sekolahnya bisa menggelar UNBK dan UNKP tahun ini diharapkan tidak terjadi di tahun depan.

34.862 Siswa SMP di Kota Bandung Ikuti UNBK, 100 Persen Pakai Komputer tapi Masih Ada 2 dan 3 Shift

Pelaksanaan UNKP di SMP Negeri 2 Sukaraja digelar hingga hari Kamis (25/4), perharinya dilakukan satu sesi.

Peserta ujian, Naila Safitri, mengaku tidak berkeberatan sekolahnya belum menggelar UNBK.

Diakuinya para peserta lebih siap menghadapi UNKP daripada UNBK.

"Jika ujian nasional dilakukan harus berbasis komputer bagi saya sangat sulit. Pasalnya tidak bisa menggunakan Komputer. Mendingan pake manual aja, biar simpel dan mudah, semua orang bisa melakukannya. Ada yang salah pun bisa di perbaiki," kata Naila saat ditemui sebelum masuk ruang ujian.

Saat Siswa Lain Pakai Komputer, 119 SMP di Kabupaten Bandung Masih Ujian Pakai Pensil dan Kertas

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved