Breaking News:

Pemilu 2019

Pertama Kali Sekeluarga Mencoblos, Penghayat Kepercayaan Berharap Tak Ada Lagi Diskriminasi

Pemilu 2019 menjadi pengalaman berbeda saat mencoblos bagi Bonie Noegra Permana (47) dan keluarganya yang merupakan penghayat kepercayaan.

Penulis: Ery Chandra | Editor: Theofilus Richard
Tribun Jabar/Ery Chandra
Keluarga Penghayat Kepercayaan di Kota Bandung, tengah berfoto bersama sebelum berangkat ke TPS, di Kota Bandung, Rabu (17/4/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ery Chandra

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pemilu 2019 menjadi pengalaman berbeda saat mencoblos bagi Bonie Noegra Permana (47) dan keluarganya yang merupakan Penghayat Kepercayaan.

Ini adalah pertama kalinya keluarganya mencoblos dengan status sebagai penghayat kepercayaan. Status penghayat kepercayaan baru resmi masuk kolom KTP-el setelah disahkan MK pada 2017.

Bonie Noegra Permana, Wanti Astuti (45) dan putrinya Anindya Ghina (19) berjalan bersama menuju TPS untuk mencoblos.

Kompak mengenakan kemeja putih, mereka bertiga menuju Tempat Pemungutan Suara (TPS) 36 yang berada di sekitar kediamannya.

Sekitar pukul 08.05 WIB mereka melangkahkan kaki keluar dari rumah dengan berjalan kaki.

"Ayo kita berangkat," ujar Bonie, di kediamannya disambut senyum istri dan anaknya, di Kota Bandung, Rabu (17/4/2019).

HASIL Real Count Pilpres 2019 Sementara di Tasikmalaya, Prabowo Unggul 72%, Penghitungan Terkendala

Pada saat berjalan kaki, mereka menyapa warga sekitar. Setelah lima menit, mereka pun tiba didepan TPS tersebut. Sembari menanti nomor urut, Bonie memanfaatkan waktu bercengkerama dengan lima orang warga.

Sesuai nomor urut yang memperoleh giliran perdana ialah istrinya, disusul putrinya dan terakhir dirinya. Setelah keluar dari tenda TPS, raut wajah mereka tersenyum tipis.

"Syukur aman sudah mencoblos," kata Bonie seraya menunjukkan bekas tinta dijari kelingkingnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved