Breaking News:

Pemilu 2019

Kembali Terjadi Petugas KPPS Meninggal, Andri Lesmana Disebut Kelelahan Karena Beban Kerja Berat

Seorang petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Desa Banjaran Kulon, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung, meninggal dunia saat b

Penulis: Mumu Mujahidin | Editor: Theofilus Richard
Kembali Terjadi Petugas KPPS Meninggal, Andri Lesmana Disebut Kelelahan Karena Beban Kerja Berat
tribunnews
ilustrasi meninggal dunia

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mumu Mujahidin

TRIBUNJABAR.ID, SOREANG - Seorang petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Desa Banjaran Kulon, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung, meninggal dunia saat bertugas penghitungan suara, Rabu (17/4/2019) sore.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bandung, Agus Baroya mengatakan anggota KPPS yang meninggal dunia tersebut atas nama Andri Lesmana.

"Saat penghitungan suara, ini analisa kasar saja mungkin memang kelelahan atau kecapean dan langsung dibawa ke klinik. Beliau meninggal dunia setelah mendapat perawatan di klinik," kata Agus, Jumat (19/4/2019).

Menurutnya petugas KPPS mempunyai beban kerja yang cukup berat, sehingga rentan kelelahan jika tidak bisa menjaga kondisi tubuh.

Sejak dilantik 7 hari sebelum proses pemungutan suara, petugas KPPS juga harus mengikuti bimbingan teknis.

"Sudah ada proses bekerja setelah pelantikan, di bimtek energinya sudah terkuras ditambah di H-1 mulai mendirikan TPS dan lain-lain," ujarnya.

Agus mengatakan, KPU RI sebenarnya mendorong agar pendirian TPS bisa selesai pada pukul 16.00 WIB atau pada maghrib, supaya malam harinya petugas KPPS ini bisa istirahat dan fokus untuk di hari pemungutan suara.

Ini Nama Petugas KPPS Rancasari Kota Bandung yang Meninggal saat Kawal Pemilu, Begini Kronologinya

Temukan Sejumlah Pelanggaran Pemilu 2019, Bawaslu Jabar Rekomendasikan Pemilu Ulang di Sini

Namun kenyataan di lapangan, banyak TPS yang baru didirikan malam hari, karena petugas KPPS sebagian besar mempunyai pekerjaan sendiri, sehingga baru mempunyai waktu mendirikan TPS pada malam hari.

"Akhirnya banyak yang begadang. Pagi-pagi harus langsung bekerja untuk pemungutan suara hingga akhirnya energinya banyak terkuras," ujarnya.

Setelah pemungutan suara, petugas KPPS juga harus lanjut melakukan penghitungan suara yang bisa berlangsung sampai malam hari.

Setelah itu, dilanjutkan dengan pengisian formulir dan berita acara. Dengan kondisi tersebut, petugas KPPS rentan mengalami kelelahan.

Dua Petugas KPPS di Dua Kecamatan Kota Bandung Meninggal Saat Mengawal Pemilu 2019

Anggota KPPS di Karawang Meninggal Dunia, Diduga Kelelahan Setelah Bertugas di Hari Pencoblosan

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved