Pemilu 2019

Ini Penjelasan KPU Purwakarta Terkait Surat Suara Hilang Sebelum Pemungutan Suara

Ketua KPU Purwakarta, Ahmad Ikhsan Faturrahman menjelaskan terkait surat suara hilang untuk Pilpres di dalam kotak suara sebelum pemungutan suara

Ini Penjelasan KPU Purwakarta Terkait Surat Suara Hilang Sebelum Pemungutan Suara
Tribun Jabar/Haryanto
Ketua KPU Purwakarta, Ahmad Ikhsan Faturrahman dan Koordiv Pengawasan dan Hubal Bawaslu Purwakarta, Oyang Este Binos saat mencoba kekuatan kotak suara berbahan dasar dupleks di Gudang Logistik KPU Purwakarta di Jalan Kopi, Desa Ciwareng, Babakan Cikao, Purwakarta, Kamis (20/12/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Haryanto

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Ketua KPU Purwakarta, Ahmad Ikhsan Faturrahman menjelaskan terkait surat suara hilang untuk Pilpres di dalam kotak suara sebelum pemungutan suara di TPS 84, Ciseureuh, Purwakarta pada Rabu (17/4/2019), dikarenakan adanya kelalaian petugas pengepakan.

"Karena kelalaian dari petugas yang mengepak. Surat suara yang harusnya masuk ke kotak suara malah tidak termasukan dan malah dilaporkan menjadi surat suara lebih," kata Ahmad saat ditemui Tribun Jabar di Komplek Pemda Purwakarta, Nagri Tengah, Purwakarta, Kamis (18/4/2019).

Ia pun meyakini bahwa hal tersebut terjadi karena kesalahan atau human error.

Namun, di mengaku tidak menyalahkan sepenuhnya pada petugas PPK.

Sebab kesalahannya itu pun diyakini bukan karena disengaja dilakukan oleh petugasnya.

Sejumlah faktor penyebab lalainya petugas mengepak surat suara itu diduga karena kelelahan dan banyak waktu yang tersita.

"Jadi gagal fokus. Akhirnya membuat petugas merasa sudah memasukkannya, terus digembok kotak suaranya, dan melihat ada surat suara yang lebih (padahal itu yang harusnya masuk ke kotak suara)," ucap dia.

Hasil Hitung Suara Sementara KPU, Prabowo-Sandiaga Unggul Telak di Kabupaten Tasikmalaya

Hal itu diketahuinya setelah pemungutan suara berakhir dan dilakukan penelusuran dengan mengumpulkan sejumlah petugas PPK.

Dengan demikian, surat suara yang berjumlah 242 itu pun kembali ke KPU tingkat kabupaten dan dicatat sebagai surat lebih.

Surat suara yang seharusnya digunakan oleh warga Perumahan Dian Anyar di TPS 34 itu pun dibakar oleh pihak KPU Purwakarta bersama surat suara rusak.

"Yang pada akhirnya kembali ke KPU kabupaten. Kemudian, karena surat ini adalah surat suara yang lebih, maka oleh kami dimusnahkan," ujarnya.

Dedi Mulyadi : Prabowo Menang di Jabar karena Persepsi Pemilih di Jabar terhadap Jokowi Tak Berubah

Meski kasus yang tidak terprediksi itu terjadi, namun proses pemungutan suara berlangsung dengan aman dan lancar. Hingga tidak adanya lagi pemilih yang menggunakan hak pilihnya di TPS 84.

Pemenuhan ratusan lembar surat suara untuk TPS tersebut pun hasil dari kolektif sejumlah TPS yang berada di sekitar TPS 84.

"Pada prinsipnya, kejadian itu tidak mengurangi hak dari seluruh pemilih. Prosesnya pun telah sesuai prosedur dan kami tempuh bertahap," katanya menambahkan.

Hasil Real Count Pilpres 2019 di KPU Jabar, Data dari 4 Kota Sudah Masuk, Sangat Transparan, Terbuka

Penulis: Haryanto
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved